Harga Solar untuk Nelayan Bakal Turun Jadi Rp15 Ribu per Liter, Ini Skema yang Disiapkan Pemerintah

Gemanusantara.com– Pemerintah tengah menyiapkan kabar baik bagi para nelayan. Dalam waktu dekat, harga solar untuk kapal nelayan berukuran 30 hingga 200 GT akan dipatok sebesar Rp15.000 per liter melalui kebijakan khusus dari pemerintah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan aturan tersebut akan segera diterbitkan dalam bentuk surat keputusan (SK) agar bisa langsung dijalankan.
Menurut Bahlil, langkah ini diambil untuk meringankan biaya operasional nelayan yang belakangan ikut terdampak tingginya harga BBM.
Tak hanya itu, pemerintah juga memastikan kebijakan tersebut tidak akan membebani APBN. Selisih harga solar nantinya akan ditanggung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan sistem penyaluran agar solar dengan harga khusus itu benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak.
“Kami ingin program ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujar Bahlil.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan harga solar nonsubsidi saat ini berada di angka Rp21.300 per liter. Karena dinilai cukup membebani sektor perikanan, pemerintah akhirnya menyepakati harga khusus Rp15.000 per liter.
Program ini akan berlaku selama enam bulan dengan kuota mencapai 400 ribu ton. Selama periode tersebut, selisih harga solar akan ditanggung BPDP sehingga nelayan dapat memperoleh BBM dengan harga yang lebih terjangkau. (Nit)
*diolah dari berbagai sumber



