Kebakaran Pasar Segiri Sebabkan Kerugian Rp12,5 Miliar, Pemulihan Dikebut

Gemanusantara.com – Kebakaran yang melanda los pedagang sayur di Pasar Segiri pada Kamis dini hari (26/3/2026) menimbulkan kerugian besar dan menghentikan sementara aktivitas perdagangan. Pemerintah Kota Samarinda kini fokus mempercepat penanganan agar para pedagang bisa segera kembali berjualan.
Hasil kaji cepat yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mencatat total kerugian mencapai sekitar Rp12,5 miliar. Nilai tersebut mencakup kerusakan bangunan, barang dagangan, hingga kendaraan milik pedagang.
“Berdasarkan hasil kaji cepat, total kerugian diperkirakan sekitar Rp12,5 miliar, meliputi bangunan, komoditas dagangan, serta kendaraan,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Samarinda, Suwarso, Sabtu (28/3/2026).
Upaya penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi. Sejumlah alat berat seperti ekskavator diturunkan untuk mempercepat pembersihan puing, didukung armada pengangkut dari Dinas Lingkungan Hidup serta peralatan tambahan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Menurut Suwarso, percepatan pembersihan menjadi langkah krusial agar proses pembangunan kembali dapat segera dimulai tanpa hambatan berarti.
“Prioritas kami saat ini adalah memastikan area cepat bersih, sehingga pembangunan kembali bisa langsung dilakukan dan pedagang dapat kembali beraktivitas,” jelasnya.
Pemerintah berencana membangun kembali los pedagang dalam bentuk semipermanen sebagai solusi jangka pendek. Langkah ini diambil sembari menunggu rencana revitalisasi pasar secara permanen pada tahun mendatang.
Pemkot menargetkan proses pembersihan hingga pembangunan awal dapat berlangsung dalam waktu singkat, sekitar dua hari, guna menekan dampak ekonomi yang lebih luas.
“Jika pembersihan selesai sesuai target, maka pembangunan bisa segera dimulai. Kami harapkan dalam dua hari area sudah bersih,” tambahnya.
Sejumlah pedagang dilaporkan mengalami kerugian hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Dengan percepatan penanganan ini, pemerintah berharap aktivitas perdagangan di Pasar Segiri dapat segera pulih dalam waktu dekat. (Nit)



