SAMARINDA

Meski Kantong Parkir Disiapkan, Pengunjung Teras Samarinda Masih Ramai Parkir di Bahu Jalan

penertiban kendaraan pengunjung Teras Samarinda, yang terparkir di bahu jalan. (Gemanusantara.com)

Gemanusantara.com – Ketersediaan area parkir rupanya belum sepenuhnya mengubah kebiasaan sebagian pengunjung Teras Samarinda. Di tengah ramainya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut, kendaraan masih banyak terlihat terparkir di bahu jalan dan sejumlah titik yang sebenarnya tidak diperuntukkan sebagai lokasi parkir.

Pemandangan itu kerap ditemukan di ruas jalan sekitar kawasan Teras Samarinda. Beberapa pengendara memilih memarkir kendaraan sedekat mungkin dengan lokasi tujuan, meski harus menggunakan area yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda menilai kondisi tersebut masih menjadi tantangan dalam upaya menciptakan ketertiban di kawasan pusat kota. Padahal, sejumlah kantong parkir telah disiapkan untuk menampung kendaraan pengunjung.

Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Samarinda, Boy Leonardo Sianipar, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pengaturan kendaraan selama kegiatan masyarakat dapat berjalan lebih tertib.

“Kami sudah menyiapkan lokasi parkir dan mengimbau agar pengunjung memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Namun di lapangan masih ada yang memilih parkir di lokasi yang tidak semestinya,” Jelas Boy, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, keinginan untuk mendapatkan lokasi parkir yang lebih dekat sering kali menjadi alasan utama pengendara mengabaikan area parkir resmi. Akibatnya, sejumlah titik di sekitar kawasan ramai dipenuhi kendaraan yang parkir di tepi jalan.

Kondisi tersebut tidak hanya berisiko menghambat arus kendaraan, tetapi juga dapat mengurangi kenyamanan pengguna jalan lainnya. Karena itu, petugas terus melakukan pengawasan dan memberikan peringatan kepada pengendara yang kedapatan melanggar aturan parkir.

Selain persoalan parkir, Dishub juga masih menemukan keberadaan juru parkir tidak resmi yang memanfaatkan keramaian untuk menawarkan jasa parkir di lokasi yang bukan area parkir resmi.

Boy menilai fenomena tersebut tidak akan berkembang apabila masyarakat lebih disiplin dalam memilih tempat parkir. Ia mengingatkan bahwa fasilitas yang telah disediakan seharusnya dimanfaatkan demi menjaga ketertiban bersama.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih sadar dan memanfaatkan kantong parkir yang tersedia. Dengan begitu lalu lintas tetap lancar dan kawasan Teras Samarinda bisa dinikmati dengan lebih nyaman,” Tuturnya.

Dishub memastikan pengawasan akan terus dilakukan, terutama pada saat kawasan tersebut dipadati pengunjung. Langkah itu diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat sekaligus mengurangi pelanggaran parkir yang masih kerap ditemukan di lapangan. (Nit)

Related Articles

Back to top button