SAMARINDA

Pemkot Samarinda Lelang Kendaraan Dinas, Puluhan Unit Masuk Daftar Penghapusan Aset

Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Samarinda, Yusdiansyah. (Gemanusanatara.com)

Gemanusanatara.com – Pemkot Samarinda melalui BPKAD kembali menyiapkan agenda pelelangan aset daerah yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2026. Salah satu fokusnya adalah kendaraan dinas dari sejumlah OPD yang sudah tidak lagi optimal digunakan.

Saat ini proses masih berada pada tahap pendataan dan verifikasi internal. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat mulai masuk daftar usulan penghapusan aset sebelum dilelang ke publik.

Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Samarinda, Yusdiansyah menyebutkan, tiap OPD mengajukan kendaraan yang sudah tidak layak pakai atau jarang digunakan untuk dievaluasi lebih lanjut.

“Di beberapa OPD sudah masuk usulan, seperti motor dinas dan juga kendaraan operasional lainnya. Semua masih kita cek satu per satu,” ucap Yusdiansyah, Senin (4/5/2026).

Dari hasil sementara, terdapat puluhan kendaraan yang diproyeksikan ikut dalam proses lelang. Di antaranya berasal dari DP2KB serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dengan jumlah gabungan mencapai puluhan unit roda dua serta beberapa kendaraan roda empat jenis pickup.

Namun tidak semua aset otomatis dilepas. BPKAD terlebih dahulu melakukan penilaian kondisi fisik dan nilai ekonomis. Kendaraan yang masih dianggap layak pakai bisa saja dialihkan ke OPD lain yang membutuhkan.

“Kalau masih punya nilai di atas 30 persen, biasanya tidak langsung dilelang, tapi bisa dimutasi,” jelasnya.

Setelah tahap inventarisasi selesai, data akan diajukan ke KPKNL untuk proses penilaian harga sebelum masuk ke tahapan lelang terbuka.

Proses lelang sendiri direncanakan mulai berjalan setelah seluruh tahapan administrasi dan penilaian rampung.

Ia juga menegaskan bahwa mekanisme lelang bersifat terbuka untuk masyarakat umum. Barang yang dilepas nantinya bisa dimanfaatkan kembali, baik untuk penggunaan langsung maupun perbaikan.

“Siapa saja bisa ikut. Biasanya ada juga yang beli lalu diperbaiki lagi,” tutup Yusdiansyah. (Nit)

Related Articles

Back to top button