Entertaiment

Pakuwon Mall Semarang Rp5,6 Triliun Dikebut, Bakal Punya Mall Raksasa hingga Hotel 538 Kamar

Proyek kawasan terpadu Pakuwon Mall Semarang terus dikebut PT Pakuwon Jati Tbk (PWON). (Kompas.com)

Gemanusantara.com– Proyek kawasan terpadu Pakuwon Mall Semarang terus dikebut PT Pakuwon Jati Tbk (PWON). Dibangun di kawasan Gombel, Semarang, proyek senilai sekitar Rp5,6 triliun ini disiapkan bukan sekadar menjadi tempat belanja.

Di atas lahan sekitar 12,7 hektare, Pakuwon menyiapkan kawasan yang menggabungkan pusat perbelanjaan, hotel, fasilitas konvensi hingga ruang terbuka.

Pembangunannya dilakukan dalam dua tahap dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2029.

Untuk pusat perbelanjaan, tahap pertama akan memiliki Net Leasable Area (NLA) sekitar 134.000 meter persegi. Kemudian akan ada tambahan sekitar 80.000 meter persegi pada tahap berikutnya.

Dengan ukuran tersebut, Pakuwon Mall Semarang diproyeksikan menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Indonesia.

Tak hanya dipenuhi bangunan, kawasan ini juga akan memiliki piazza atau ruang terbuka yang cukup luas. Area tersebut disiapkan sebagai tempat berkumpul sekaligus lokasi berbagai kegiatan.

Piazza itu nantinya juga menawarkan pemandangan ke arah Kota Semarang dan lapangan golf. Kapasitasnya disebut bisa menampung hingga 5.000 orang.

Fasilitas lainnya adalah hotel bintang empat dan lima dengan total 538 kamar. Pakuwon juga menyiapkan ballroom berkapasitas sekitar 3.000 orang untuk berbagai acara, mulai dari pernikahan hingga kegiatan bisnis dan konferensi.

Selain itu, akan dibangun Exhibition dan Convention Hall untuk mendukung kegiatan MICE di Kota Semarang.

Soal parkir juga tak main-main. Kawasan Pakuwon Mall Semarang dirancang memiliki area parkir dengan kapasitas hingga 5.000 mobil dan 3.000 sepeda motor.

Direktur PT Pakuwon Jati Tbk Sutandi Purnomosidi mengatakan pembangunan kawasan terpadu tersebut masih berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Sutandi menyebut Pakuwon Mall Semarang sejak awal memang dirancang lebih luas dari sekadar pusat perbelanjaan.

“Ini adalah lifestyle hub dan megasubstruktur terpadu yang merangkum hotel bintang lima, pusat gaya hidup, hingga area komersial terlengkap di Jawa Tengah,” tutur Sutandi, dikutip Kompas.com, Rabu (12/8/2026).

Masuknya Pakuwon ke Semarang menjadi bagian dari ekspansi perusahaan di pasar properti Jawa Tengah. Perseroan juga ingin memperkuat sumber pendapatan berulang dari bisnis pusat perbelanjaan dan kawasan komersial.

Sebelumnya, Pakuwon telah mengelola sejumlah pusat perbelanjaan besar, di antaranya Pakuwon Mall Surabaya, Tunjungan Plaza, Kota Kasablanka dan Gandaria City.

Semarang dinilai punya peluang besar karena menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Pasar pusat perbelanjaan kelas atas di kota tersebut juga dinilai masih memiliki ruang untuk berkembang.

Proyek ini nantinya diharapkan ikut membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Selain itu, kehadiran kawasan terpadu tersebut ditargetkan bisa ikut menggerakkan sektor pariwisata, bisnis dan ekonomi di Jawa Tengah.

Dengan berbagai fasilitas yang disiapkan, Pakuwon Mall Semarang diproyeksikan menjadi salah satu kawasan komersial baru dengan skala besar di Kota Semarang. (Nit)

Related Articles

Back to top button