Jangan Merasa Aman! Wanita Bisa Kena Serangan Jantung Lebih Cepat jika Punya Kebiasaan Ini

Gemanusantara.com- Banyak wanita merasa risiko serangan jantung lebih banyak mengintai pria. Padahal, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Meski wanita memiliki perlindungan alami dari hormon estrogen, kebiasaan tertentu justru bisa menghilangkan “tameng” tersebut lebih cepat, bahkan sebelum memasuki masa menopause.
Dikutip dari Sindonews, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Bobby Arfhan Anwar, menjelaskan bahwa hormon estrogen menjadi alasan utama mengapa wanita usia produktif memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah dibandingkan pria.
“Selama belum menopause, risiko penyakit jantung pada wanita rendah banget,” ujar dr. Bobby dalam cuplikan podcast bersama Raditya Dika yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Menurutnya, kadar estrogen yang masih tinggi membantu menjaga pembuluh darah tetap sehat dan elastis sehingga risiko terjadinya penyakit jantung koroner lebih rendah.
Namun, kondisi itu berubah ketika wanita memasuki masa menopause. Saat produksi estrogen menurun, risiko penyakit jantung pada wanita meningkat hingga setara dengan pria.
“Yang membedakan kita dengan istri kita itu hormon estrogen mereka yang tinggi, yang bikin pembuluh darahnya lebih awet dibandingkan kita laki-laki. Ketika menopause, estrogen turun. Nah, risiko seorang wanita mengalami penyakit jantung koroner itu jadi sama dengan laki-laki,” jelasnya.
Meski demikian, dr. Bobby menegaskan perlindungan alami tersebut bisa hilang lebih cepat jika wanita memiliki kebiasaan merokok atau menggunakan rokok elektrik (vape). Dalam praktiknya, ia mengaku kerap menemukan pasien wanita yang masih berusia muda dan belum menopause, tetapi sudah mengalami serangan jantung akibat kebiasaan tersebut.
“Merokok dan ngevape merusak keseimbangan hormon seorang wanita. Itu menyebabkan peradangan dan akhirnya membuat penyempitan pembuluh darah terjadi lebih cepat dibandingkan seharusnya,” tuturnya.
Selain rokok dan vape, penyakit seperti diabetes serta hipertensi juga menjadi faktor yang memperbesar risiko penyumbatan pembuluh darah. Karena itu, ia mengimbau para wanita menjaga gaya hidup sehat agar perlindungan alami yang dimiliki tubuh tidak hilang sia-sia.
“Jadi buat teman-teman wanita yang merokok, baiknya jangan. Sayang, karena sebenarnya sudah ada proteksi alami. Jangan sampai dirusak,” pungkasnya. (Nit)



