Fraksi PKB DPRD Bontang Dorong Pembahasan RTRW Dilakukan Secara Detail dan Komprehensif, Kepentingan Masyarakat dan Lingkungan jadi Fokus Utama

Gemanusantara.co, Bontang- Salah satu program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) DPRD Kota Bontang tahun 2026 ini adalah pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026-2045. Saat ini pembahasan revisi perda tersebut sedang berlangsung.
Dalam rapat paripurna antara DPRD Kota Bontang dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah menemukan titik terang, pasalnya seluruh fraksi-fraksi telah menyetujui untuk dilakukan revisi Perda Nomor 13 tahun 2019 tersebut.
Salah satunya adalah Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang disampaikan oleh Bonnie Sukardi. Dia mendorong agar revisi Perda tersebut berjalan lancar dan dilakukan pembahasan secara detail dan komprehensif.
Karena bagi Fraksi PKB, RTRW adalah rencana Pembangunan jangka panjang bagi Kota Bontang, sehingga pihaknya menginginkan agar dibahas dan diatur secara seksama untuk kepentingan dan kemajuan Kota Bontang sepuluh sampai 20 tahun mendatang.
“Kota Bontang ini memang Kawasan industri, terpenting adalah dalam RTRW itu harus mengakomodir kepentingan keberlanjutan lingkungan yang sehat dan Lestari,” pungkasnya.
Artinya, kata Bonnie, pihaknya tidak menolak investasi, tapi perhatian terhadap lingkungan itu sangat penting. Karena ke depan perubahan iklim tentu diperkirakan bakal terjadi. Begitu pula dengan keberlanjutan sebuah kota juga terletak pada lingkungan yang sehat pula.
“RTRW juga perlu mengakomodir kepentingan masyarakat Bontang, sehingga semua perlu dipertimbangan agar ke depan aturan ini disahkan tidak memberikan dampak negatif terhadap sebagian pihak,” pungkasnya.
Dalam RTRW juga terpenting adalah terus menjaga Kawasan pesisir laut, hutan mangrove, ruang terbuka hijau dan pengendalian lingkungan yang berkelanjutan.
“Dalam RTRW juga harus memperkuat pengawasan secara konsisten, dan terpenting juga adanya singkronisasi rencana Pembangunan daerah dan nasional agar program itu bisa dijemput untuk kepentingan Pembangunan Kota Bontang di masa mendatang,” terangnya. (ard/rsm/adv)