Tiket Pesawat Terancam Melonjak, DPRD Samarinda Siap Bongkar Penyebab Kenaikan Tarif

Gemanusantara.com – Rencana penyesuaian fuel surcharge penerbangan mulai memantik perhatian DPRD Kota Samarinda. Kebijakan yang berpotensi mendorong kenaikan harga tiket pesawat itu dinilai bisa menambah beban masyarakat, terutama di Kalimantan yang masih sangat bergantung pada transportasi udara.
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan pihaknya tidak ingin persoalan kenaikan tarif penerbangan dibiarkan tanpa pembahasan serius. DPRD pun bersiap memanggil sejumlah pihak terkait untuk mengurai penyebab naiknya harga tiket pesawat yang belakangan mulai dikeluhkan masyarakat.
“Kami ingin mengetahui secara jelas faktor yang membuat tarif penerbangan terus bergerak naik, termasuk persoalan fuel surcharge dan harga avtur,” ungkap Celni, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, dampak kenaikan tiket pesawat tidak hanya dirasakan oleh kalangan tertentu, tetapi juga berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat secara luas. Kondisi tersebut dinilai bisa memicu efek berantai terhadap aktivitas ekonomi hingga pelayanan publik.
“Kalau harga tiket terus meningkat, tentu masyarakat yang paling merasakan dampaknya. Apalagi untuk daerah seperti Kalimantan yang konektivitasnya masih banyak bergantung pada jalur udara,” katanya.
Celni menilai pembahasan tersebut penting agar pemerintah daerah memiliki gambaran utuh terkait persoalan tarif penerbangan, termasuk kebijakan penunjang yang memengaruhi harga tiket di lapangan.
Selain sektor perjalanan masyarakat, DPRD juga menyoroti potensi dampak terhadap distribusi barang, kegiatan usaha, hingga sektor pariwisata yang ikut bergantung pada akses penerbangan.
“Kami tidak ingin persoalan ini hanya menjadi keluhan tanpa solusi. Karena itu hearing dengan pihak terkait akan segera dijadwalkan,” tegasnya.
Ia memastikan DPRD Samarinda akan mendorong pembahasan dilakukan secepat mungkin agar persoalan kenaikan biaya penerbangan dapat dicari jalan keluarnya sebelum semakin membebani masyarakat. (Nit/Adv)



