SAMARINDA

Tiket Pesawat Kian Tak Masuk Akal, DPRD Samarinda Siapkan Pemanggilan Pihak Terkait

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari. (Gemanusantara.com)

Gemanusantara.com – DPRD Kota Samarinda mulai menyoroti mahalnya harga tiket pesawat yang belakangan dikeluhkan masyarakat. Lonjakan tarif penerbangan dinilai sudah melampaui batas kewajaran dan berdampak langsung terhadap aktivitas warga maupun roda pemerintahan.

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan rapat dengar pendapat (hearing) dengan sejumlah instansi terkait untuk mengurai penyebab tingginya biaya transportasi udara dari dan menuju Samarinda.

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa terus dianggap biasa karena efeknya semakin luas dirasakan masyarakat.

“Ini bukan lagi sekadar soal mahalnya tiket, tapi sudah menyangkut akses masyarakat terhadap transportasi yang layak. Banyak warga mengeluh karena harga penerbangan sekarang terasa memberatkan,” ucap Celni, Kamis (21/5/2026).

Ia menilai kondisi tersebut juga berdampak terhadap efektivitas pelayanan pemerintahan. Kegiatan dinas hingga mobilitas antarwilayah menjadi ikut terganggu akibat tingginya biaya perjalanan udara.

Karena itu, DPRD Samarinda berencana memanggil pihak bandara, maskapai, hingga instansi yang berkaitan dengan distribusi avtur untuk mencari titik persoalan yang menyebabkan tarif penerbangan terus tinggi.

“Kami ingin tahu persoalan sebenarnya di mana. Apakah di distribusi avtur, operasional maskapai, atau faktor lain yang membuat harga tiket terus melonjak,” paparnya.

Politisi NasDem itu menegaskan hearing nantinya tidak hanya berfokus pada tarif tiket semata, tetapi juga membahas rantai distribusi bahan bakar penerbangan yang disebut-sebut ikut memengaruhi mahalnya ongkos pesawat di daerah.

Celni menilai pemerintah dan pihak terkait perlu segera menghadirkan solusi konkret agar transportasi udara tidak menjadi layanan eksklusif yang sulit dijangkau masyarakat biasa.

“Jangan sampai transportasi udara hanya bisa diakses kalangan tertentu saja. Masyarakat juga punya hak mendapatkan layanan penerbangan dengan harga yang lebih rasional,” tegasnya.

DPRD Samarinda memastikan agenda hearing akan digelar dalam waktu dekat sebagai langkah awal mencari formulasi kebijakan yang dapat menekan beban masyarakat akibat mahalnya tiket pesawat. (Nit/Adv)

Related Articles

Back to top button