SAMARINDA

Potensi Wisata Dibidik Jadi Sumber PAD Baru Samarinda Lewat Riparda

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto

Gemanusantara.com – Potensi pariwisata di Kota Samarinda didorong untuk memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Riparda) diharapkan menjadi pijakan untuk mengarahkan pengembangan destinasi agar memiliki nilai ekonomi yang lebih optimal.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, menilai tujuan pengembangan sektor pariwisata pada akhirnya harus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah. Karena itu, pembahasan Raperda Riparda perlu diarahkan pada regulasi yang dapat benar-benar diterapkan.

“Ujung-ujungnya pasti dalam rangka untuk peningkatan PAD Kota Samarinda,” tegas Rusdi.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pengembangan destinasi tidak cukup hanya dengan menetapkan kawasan wisata. Infrastruktur pendukung, arah pembangunan hingga pembagian peran perangkat daerah perlu memiliki landasan yang jelas agar potensi yang tersedia dapat berkembang.

Riparda sendiri sebenarnya telah diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sejak beberapa tahun lalu. Namun, lamanya proses membuat materi yang terdapat dalam draf membutuhkan penyesuaian dengan kondisi sektor pariwisata terkini.

“Memang rencana induk kepariwisataan ini sudah diinisiasi dari usulan Pemkot. Jadi, sudah lama sekali dari tahun 2022 atau 2023. Nah, jadi ini mulai kita bahas kembali. Memang beberapa dari draf itu perlu di-update kembali untuk menyesuaikan dengan kondisi terkini,” kata Rusdi.

Penyesuaian tersebut mencakup perkembangan destinasi, perubahan regulasi hingga pembagian kewenangan OPD. Dengan begitu, regulasi yang dihasilkan nantinya tidak sekadar menjadi dokumen perencanaan, tetapi dapat digunakan sebagai pedoman pengembangan pariwisata dalam jangka panjang.

Rusdi juga menginginkan perangkat daerah yang memiliki keterkaitan dengan sektor pariwisata ikut memberikan masukan selama proses penyusunan. “Semua dinas yang terlibat harapannya bisa memberikan kontribusi di dalam penyusunan raperda tersebut,” ujarnya.

DPRD Samarinda berharap penyempurnaan Riparda dapat memperjelas arah pengembangan potensi wisata yang dimiliki kota. Ketika destinasi, infrastruktur dan pengelolaannya dapat dikembangkan secara terintegrasi, sektor pariwisata diharapkan tidak hanya menjadi pilihan rekreasi masyarakat, tetapi turut membuka aktivitas ekonomi dan memperkuat sumber PAD Samarinda. (sal)

Related Articles

Back to top button