Pendaki Legendaris Nirmal Purja Meninggal di Broad Peak, Sosok “Nimsdai” Tinggalkan Jejak Besar di Dunia Pendakian

Gemanusantara.com – Dunia pendakian kembali berduka. Pendaki ternama asal Inggris-Nepal, Nirmal Purja, ditemukan meninggal dunia di Gunung Broad Peak, Pakistan, setelah longsoran salju menerjang tim ekspedisi yang dipimpinnya.
Dikutip dari BBC, jenazah pendaki yang akrab disapa “Nimsdai” itu ditemukan oleh tim penyelamat pada Minggu (2/8/2026) di ketinggian sekitar 5.700 meter di atas permukaan laut. Dalam operasi pencarian tersebut, tim penyelamat juga menemukan tiga korban lainnya sebelum seluruh jenazah dievakuasi ke Kamp Jepang.
Klub Alpine Pakistan menyebut Purja menjadi satu dari 10 korban yang meninggal dunia dalam tragedi tersebut. Para korban terdiri atas enam warga Nepal dan empat pendaki asing yang tergabung dalam tim Elite Expeditions.
Sebelumnya, otoritas setempat telah mengidentifikasi tiga korban lain, yakni Mallory Geis dari Amerika Serikat, Nadhira Ahmed Abdullah Al Harthy dari Oman, serta Pur Bahadur Gurung dari Nepal.
Kepergian Purja menjadi pukulan besar bagi dunia pendakian. Sosok berusia 43 tahun itu dikenal sebagai salah satu pendaki paling berpengaruh dalam beberapa tahun terakhir.
Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut.
“Kematian tragis enam warga Nepal dan empat pendaki asing lainnya, termasuk pemegang rekor dunia Nirmal Purja, di pegunungan Karakoram Pakistan, telah mengejutkan kami. Sejarah keberanian, dedikasi, dan kontribusi mereka akan selalu tetap menginspirasi,” ujarnya.
Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai pihak, termasuk Pangeran William dan Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting.
Bagi para pencinta alam, nama Nirmal Purja bukanlah sosok asing. Pada 2019, ia menggemparkan dunia setelah berhasil menaklukkan 14 gunung dengan ketinggian lebih dari 8.000 meter hanya dalam waktu 189 hari.
Pencapaian itu memecahkan rekor dunia yang sebelumnya bertahan selama lebih dari tujuh tahun. Kisah luar biasanya bahkan diangkat ke dalam film dokumenter Netflix berjudul 14 Peaks: Nothing Is Impossible.
Dalam salah satu pernyataannya, Purja pernah mengatakan bahwa tidak ada hal yang mustahil selama seseorang memiliki tekad yang kuat.
“Ini adalah enam bulan yang melelahkan, tetapi juga penuh pelajaran berharga. Saya berharap telah membuktikan bahwa segala sesuatu mungkin terjadi dengan tekad, kepercayaan diri, dan sikap positif,” katanya.
Sebelum dikenal luas sebagai pendaki kelas dunia, Purja lebih dulu mengabdikan dirinya di Angkatan Bersenjata Inggris selama 16 tahun. Ia juga tercatat sebagai prajurit Gurkha pertama yang berhasil mencapai puncak Gunung Everest saat masih aktif bertugas.
Atas berbagai pencapaiannya, Purja menerima gelar Member of the Order of the British Empire (MBE) dari mendiang Ratu Elizabeth II pada 2018.
Kepergian Nimsdai mungkin menutup perjalanan seorang pendaki hebat, tetapi jejak yang ditinggalkannya akan terus hidup di dunia pendakian. (Nit)



