BONTANG

LBGT Adalah Penyakit yang Perlu Dihentikan, DPRD Bontang Dorong Peran Orang Tua Didik Anaknya dengan Baik

Ilustrasi penolakan dan pelarangan perilaku penyimpangan LBGT oleh masyarakat. (Gemanusantara.com/AI)

Gemanusantara.com, Bontang- Anggota Fraksi Partai PKS DPRD Bontang, Saeful Rizal menegaskan perilaku LGBT merupakan perilaku menyimpang yang harus ditindak tegas.

Menurutnya, maraknya perilaku penyimpangan LGBT adalah menabrak norma-norma agama maupun ditinjau dari segi Kesehatan sangat mengerikan.

Oleh karena itu, Saeful mendorong agar pemerintah, organisasi keagamaan dan komunitas masyarakat ikut andil dalam memberantas perilaku LBGT yang belakangan ini marak terjadi termasuk ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial (medsos).

“Sangat mengkhawatirkan perilaku penyimpangan ini, sekarang sangat massif sekali kampanye LBGT ini termasuk di Indonesia, kami mendorong agar perilaku ini harus diberantas,” pungkasnya.

Bagi Ketua DPD Partai PKS Bontang ini bahwa LGBT adalah tindakan yang menabrak kodrat manusia. Selain itu, menjadi penyakit sosial masyarakat hingga menebarkan penyakit bagi generasi muda.

“Perilaku ini harus diputuskan, ini berpotensi mengancam generasi muda terjerumus dalam penyimpangan,” tegasnya.

Fenomena ini kata Saeful, bahwa banyak informasi yang beredar untuk menormalisasikan sebagai bentuk hak dan kebebasan bagi kaum terlarang tersebut.

Tapi, Saeful menilai perilaku ini bukan sebuah kebebasan melainkan tindakan yang melanggar constituting bahkan semua masyarakat mengecam perilaku ini segera dihentikan.

“Karena ini adalah penyakit, merusak tatanan sosial, dan ini adalah musiba bagi kita semua,” ujarnya.

Kendati demikia, Saeful mengimbau agar seluruh masyarakat terutama bagi orang tua mendidik anaknya dengan baik dan benar, amati setiap perilakunya dan tuntunlah ke jalan yang baik berbakti kepada agama, aturan dan nilai kehidupan sosial masyarakat yang beradab.

(ard/rsm/adv)

Related Articles

Back to top button