Jelang Lebaran, Layanan Tukar Uang Dadakan Menjamur di Samarinda, Polisi Ingatkan Soal Keamanan Transaksi

Gemanusantara.com – Tradisi berbagi uang saat Idulfitri mulai terasa di Samarinda. Salah satu tandanya adalah maraknya jasa penukaran uang pecahan kecil yang bermunculan di berbagai sudut kota, terutama di tepi jalan.
Layanan ini menjadi pilihan praktis bagi masyarakat yang ingin mendapatkan uang baru tanpa harus antre di bank. Namun di balik kemudahan tersebut, terdapat risiko yang perlu diwaspadai.
Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, menilai transaksi di jasa penukaran tidak resmi berpotensi menimbulkan kerugian jika masyarakat tidak berhati-hati.
“Memang memudahkan, tapi masyarakat harus paham ada risiko. Kami tidak bisa menjamin keaslian uang yang beredar di penukaran tidak resmi,” ucap Hendri Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, berbeda dengan layanan perbankan, jasa penukaran uang di pinggir jalan tidak memiliki sistem pengawasan yang jelas. Kondisi ini membuka celah bagi peredaran uang palsu maupun uang yang tidak layak edar.
Karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk memprioritaskan penukaran uang melalui lembaga resmi seperti Bank Indonesia atau bank yang telah memiliki izin operasional.
“Kalau ingin lebih aman, sebaiknya menukar uang di lembaga resmi. Di sana keaslian uang bisa dipastikan,” jelasnya.
Meski demikian, kepolisian tidak melarang keberadaan jasa penukaran uang yang dikelola masyarakat. Aktivitas tersebut dinilai sebagai bagian dari kegiatan ekonomi musiman yang kerap muncul menjelang Lebaran.
“Kami tidak melarang, tapi kami mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan tidak dirugikan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat saat menerima uang, terutama dalam jumlah besar. Pemeriksaan sederhana seperti melihat, meraba, dan menerawang dapat membantu mengenali ciri uang asli.
“Jangan langsung percaya. Tetap cek fisik uang yang diterima untuk memastikan keasliannya,” tambahnya.
Dengan meningkatnya kebutuhan uang pecahan kecil menjelang Idulfitri, masyarakat diharapkan tidak hanya mengejar kemudahan, tetapi juga mengutamakan keamanan dalam setiap transaksi. (Nit)



