INTERNASIONAL

Era Baru Penerbangan Dimulai, X1 Jadi Pesawat Listrik Terbesar yang Siap Mengudara

Gemanusantara.com– Industri penerbangan tampaknya sedang memasuki era baru. Heart Aerospace baru saja mendapatkan izin untuk menerbangkan X1, pesawat listrik terbesar di dunia yang dikembangkan perusahaan tersebut.

Dikutip dari CNN, Rabu (30/7), izin itu diberikan oleh Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) setelah serangkaian pemeriksaan dilakukan terhadap pesawat tersebut di Bandara Internasional Plattsburgh, New York.

Izin tersebut menjadi langkah penting bagi Heart Aerospace untuk memulai uji terbang yang selama ini telah dipersiapkan. Selama lebih dari satu tahun terakhir, perusahaan itu juga menjalani berbagai pengujian guna memastikan seluruh sistem dapat berfungsi dengan baik.

Pendiri sekaligus CEO Heart Aerospace, Anders Forslund, mengatakan bahwa izin dari FAA menjadi penanda bahwa penerbangan perdana X1 sudah semakin dekat.

“Mendapatkan otorisasi penerbangan dari FAA membawa program X1 semakin dekat menuju penerbangan perdana,” ujarnya.

Kalau berbicara soal ukuran, X1 memang bukan pesawat biasa. Pesawat ini memiliki bentang sayap mencapai 32 meter dengan panjang badan sekitar 23 meter. Bobotnya pun mencapai lebih dari 11 ton.

Menariknya, pesawat ini tidak dirancang untuk membawa penumpang. X1 justru akan digunakan sebagai laboratorium terbang untuk mengembangkan berbagai teknologi yang nantinya dipakai pada ES-30, pesawat komersial bertenaga hibrida milik Heart Aerospace.

ES-30 dirancang untuk mengangkut hingga 30 penumpang. Pesawat tersebut menggabungkan tenaga listrik dengan mesin turboprop sehingga emisi karbon yang dihasilkan lebih rendah dibandingkan pesawat konvensional.

Dalam mode hibrida, pesawat itu mampu menempuh jarak hingga 800 kilometer. Sementara dalam mode listrik penuh, jangkauannya mencapai sekitar 200 kilometer.

Tak hanya itu, baterainya diklaim dapat terisi penuh hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu menekan biaya operasional sekaligus mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.

Saat ini, tim Heart Aerospace masih melakukan sejumlah persiapan terakhir sebelum X1 menjalani penerbangan perdananya di New York. (Nit)

Related Articles

Back to top button