Kiprah Mahasiswa UMKT Tembus Luar Negeri, PWM Kaltim Dorong Peran Kampus Makin Luas

Gemanusantara.com – Kiprah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) mulai meluas hingga ke luar negeri melalui berbagai program yang melibatkan mahasiswa. Perkembangan tersebut mendapat apresiasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur dalam momentum Dies Natalis ke-45 UMKT.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur, Muhammad Jafron, menyampaikan hal tersebut dalam rangkaian Dies Natalis UMKT, Selasa (15/9/2026). Ia menilai perkembangan kampus kini tidak hanya dapat dilihat dari aktivitas pendidikan di dalam negeri, tetapi juga dari semakin luasnya jangkauan program yang dijalankan.
Sejumlah mahasiswa UMKT disebut telah mengikuti kegiatan praktik pengabdian hingga menjalankan aktivitas pekerjaan di luar negeri. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator berkembangnya jangkauan kampus setelah melewati perjalanan selama 45 tahun.
“Kami bangga selaku perserikatan, UMKT telah memiliki luar biasa programnya, bahkan sekarang tidak hanya sekadar hanya untuk ke Indonesia tapi ke semestaan yang kita bisa rasakan,” kata Jafron.
Meski berbagai perkembangan telah dicapai, Jafron mengingatkan seluruh unsur UMKT agar tidak berhenti melakukan evaluasi. Bertambahnya usia dan besarnya institusi tidak seharusnya membuat sivitas akademika larut dalam pencapaian yang telah diperoleh.
“Yang kelima harus ada perenungan. Maka kemudian secara pribadi selaku bagian dari UMKT dan selaku perserikatan, mari kemudian kita tidak boleh euforia dengan usia, tidak boleh euforia dengan kebesaran kita,” ujarnya.
Dalam menyampaikan pesan tersebut, Jafron turut menggunakan perumpamaan pengalaman menggembala kambing yang pernah dijalani Nabi Muhammad SAW ketika masih muda. Seorang penggembala, menurut gambaran tersebut, harus mampu mencari tempat yang baik, mengarahkan, mengawasi, menjaga serta memperhatikan kondisi yang digembalakan.
Nilai tersebut menjadi bahan refleksi dalam mengembangkan UMKT agar setiap kemajuan tetap diikuti kemampuan mengelola institusi dan menentukan arah pengembangan secara tepat.
Jafron juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antara UMKT dan Persyarikatan Muhammadiyah. “Kemesraan antara perserikatan Muhammadiyah dengan UMKT menjadi bagian bahwa besarnya Muhammadiyah, UMKT adalah kita bersama untuk kepentingan-kepentingan masyarakat kita di mana kita berada,” ungkapnya.
Memasuki usia ke-45, perluasan kiprah hingga luar negeri menjadi salah satu modal bagi UMKT untuk melangkah ke tahap pengembangan berikutnya. Bersamaan dengan itu, evaluasi terhadap pendidikan, pengabdian dan pengelolaan institusi diharapkan terus dilakukan agar pertumbuhan kampus tetap memberikan manfaat bagi masyarakat. (sal)


