Anak Krakatau Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Membumbung dan Bergerak ke Barat Laut

Gemanusantara.com– Gunung Anak Krakatau kembali bikin aktivitas di Selat Sunda jadi perhatian. Selasa (25/8/2026) sore, gunung api tersebut erupsi dan memuntahkan abu vulkanik hingga sekitar 300 meter di atas puncaknya.
Dilansir dari iNews, erupsi tercatat terjadi sekitar pukul 15.50 WIB. Saat erupsi berlangsung, kolom abu terlihat berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal.
Abu hasil letusan kemudian bergerak ke arah barat laut dari kawah aktif.
Petugas pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono, mencatat aktivitas erupsi tersebut dalam laporan pengamatan gunung api.
Badan Geologi menyebut kolom abu yang teramati mencapai sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 457 meter di atas permukaan laut.
“Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 25 Agustus 2026, pukul 15:50 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 300 m di atas puncak,” tulis Badan Geologi.
Erupsi ini membuat masyarakat maupun wisatawan yang berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau diminta meningkatkan kewaspadaan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga memberikan batas aman bagi aktivitas di sekitar gunung.
Masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki diminta tidak mendekati kawah aktif dalam radius 3 kilometer.
Batas tersebut diberlakukan karena aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung dan kondisi di sekitar kawah bisa berubah sewaktu-waktu. (Nit)



