Vin Diesel Siap Tutup Cerita Fast & Furious, Baca Naskahnya Sampai Bikin Nangis

Gemanusantara.com– Saga Fast & Furious akhirnya mulai mendekati garis finis. Vin Diesel memastikan film pamungkas bertajuk Fast Forever ditargetkan masuk proses syuting pada Desember 2026.
Kabar tersebut disampaikan Diesel saat menghadiri penayangan ulang The Fast and the Furious dalam rangka merayakan 25 tahun waralaba tersebut, dilansir dari CNN Indonesia, Jum’at (21/8/2026).
Diesel mengungkapkan, perjalanan menuju naskah terakhir ternyata cukup panjang. Ia menyebut proyek tersebut melewati empat tim penulis dan proses pengembangan selama sekitar empat tahun.
Namun, semua proses panjang itu disebut terbayar ketika Diesel akhirnya membaca draf terbaru. Bukan cuma puas, ia justru sampai dibuat emosional.
“Saat membaca naskahnya beberapa minggu lalu, saya menangis,” ujar Diesel seperti diberitakan Variety.
Di hadapan penonton, Diesel kemudian membagikan cerita yang lebih personal. Ia mengatakan air matanya bahkan sudah jatuh ketika baru membaca sekitar setengah bagian naskah.
Menurutnya, naskah tersebut menjadi hasil dari perjalanan panjang yang dikerjakan bersama tim untuk memberikan penutup yang dianggap pantas bagi cerita Fast & Furious.
Diesel juga sempat menceritakan respons sang saudara perempuan yang memintanya berhenti menangis. Dari situ, ia menyampaikan pesan sederhana bahwa menangis bukan berarti seseorang kehilangan ketangguhannya.
“Kadang-kadang, pria paling tangguh di dunia pun perlu menangis,” katanya.
Fast Forever akan menjadi film ke-11 sekaligus penutup saga utama Fast & Furious. Film tersebut dijadwalkan meluncur ke bioskop pada 17 Maret 2028.
Waralaba yang identik dengan balapan, aksi kebut-kebutan, keluarga, dan tentu saja mobil-mobil keren itu sendiri telah menjadi salah satu franchise terbesar milik Universal. Hingga kini, seluruh filmnya telah mengumpulkan pendapatan global sekitar US$7,3 miliar.
Meski Diesel sudah percaya diri dengan cerita terbaru, sutradara Louis Leterrier ternyata belum ikut membaca naskah tersebut.
Leterrier hanya memberi sedikit bocoran. Ia memastikan bakal ada sebuah akhir untuk perjalanan panjang waralaba ini dan menyebut penutupnya sebagai sesuatu yang luar biasa.
“Saya sangat beruntung bisa menjadi bagian dari waralaba ini. Saya menyayangi Vin dan Universal,” ujar Leterrier.
Jadi, setelah lebih dari dua dekade penuh aksi, mobil terbang, keluarga, dan momen-momen yang makin tidak masuk akal, pertanyaannya sekarang tinggal satu: seperti apa perpisahan terakhir keluarga Fast & Furious? (Nit)



