Nasional

30 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Siap Mogok Mengajar, Tuntut Diangkat Penuh Waktu

Sekretaris Jenderal DPP GTKN Ratna Purwakesi bersama pengurus lainnya. (JPNN.com)

Gemanusantara.com– Urusan status kerja yang tak kunjung jelas akhirnya bikin guru dan tenaga kependidikan (GTK) PPPK paruh waktu gerah. Sekitar 20 ribu hingga 30 ribu GTK yang tergabung dalam Guru Tenaga Kependidikan Nusantara (GTKN) berencana turun ke jalan sekaligus melakukan mogok mengajar secara nasional.

Dilansir dari JPNN, aksi tersebut dijadwalkan mulai 7 September 2026. Tak tanggung-tanggung, mogok mengajar disebut bisa berlangsung selama satu minggu hingga satu bulan, atau sampai tuntutan mereka mendapat kepastian dari pemerintah.

Sekjen DPP GTKN Ratna Purwakesi mengatakan keputusan itu diambil setelah pihaknya melakukan rapat koordinasi bersama pengurus GTKN dari berbagai daerah.

Menurut Ratna, aksi tersebut merupakan bentuk protes karena nasib GTK PPPK paruh waktu dinilai masih menggantung. Terlebih, sebagian di antaranya mulai mendekati batas usia pensiun.

“Sekolah bagus, fasilitas lengkap, sedangkan guru dan tendiknya tidak sejahtera serta diliputi kekhawatiran karena sewaktu-waktu bisa diberhentikan. Apakah itu namanya keadilan?” kata Ratna, Sabtu (15/8/2026).

Tuntutan GTKN sebenarnya cukup jelas: PPPK paruh waktu segera dituntaskan menjadi PPPK penuh waktu.

Mereka juga mendesak pemerintah menerbitkan Inpres, Keppres, atau Perpres sebagai dasar hukum untuk memberikan kepastian sekaligus mempercepat perubahan status tersebut.

GTKN menegaskan aksi akan dilakukan secara damai dan terukur. Mereka juga menyatakan tetap menghormati Presiden dan lembaga negara, tetapi memilih turun ke jalan karena merasa masa depan guru dan tenaga kependidikan tak bisa terus dibiarkan tanpa kepastian.

“Kami tetap menghormati Presiden Republik Indonesia dan seluruh institusi negara. Namun, rasa hormat tidak berarti diam ketika nasib dan masa depan guru serta tenaga kependidikan membutuhkan kepastian,” pungkas Ratna. (Nit)

Related Articles

Back to top button