SAMARINDA

DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Keterampilan untuk Tingkatkan Daya Saing Pencari Kerja

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah

Gemanusantara.com – DPRD Kota Samarinda menilai peningkatan keterampilan menjadi salah satu kunci utama dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Selain membuka lebih banyak peluang kerja melalui pelaksanaan Job Fair, calon tenaga kerja juga didorong membekali diri dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan lulusan sekolah maupun perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah saat mencari pekerjaan. Menurutnya, perusahaan saat ini lebih membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang relevan dengan bidang usaha.

Ia juga mendorong lembaga pelatihan kerja, termasuk Balai Latihan Kerja Industri (BLKI), untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan sehingga mampu mencetak tenaga kerja yang siap bersaing di pasar kerja. Dengan keterampilan yang memadai, para pencari kerja diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk diterima perusahaan maupun membangun usaha secara mandiri.

Di sisi lain, Helmi mengapresiasi pelaksanaan Job Fair yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda sebagai bentuk kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Pertama saya ucapkan selamat dan sukses kepada Dinas Tenaga Kerja yang sudah melaksanakan job fair ini. Menurut saya ini program yang bagus, karena hari ini bekerja sama dengan dunia usaha. Tadi juga disampaikan ada sekitar 764 tenaga kerja yang akan diterima dari lebih 1.000 lowongan yang tersedia,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, kegiatan seperti Job Fair perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar masyarakat yang belum memperoleh pekerjaan tetap memiliki kesempatan mengikuti proses rekrutmen. Ia menilai jumlah pencari kerja akan terus bertambah setiap tahun seiring meningkatnya lulusan SMA, diploma, hingga perguruan tinggi.

“Harapan kami program ini bisa terus berlanjut. Mungkin enam bulan sekali atau paling tidak setahun sekali, sehingga pencari kerja tetap memiliki harapan untuk mendapatkan pekerjaan. Kita tahu setiap tahun lulusan SMA, S1 bahkan S2 terus bertambah, sehingga peluang kerja juga harus terus dibuka,” katanya.

Helmi memastikan DPRD Kota Samarinda siap mendukung keberlanjutan program tersebut melalui pembahasan APBD Perubahan maupun APBD 2027. Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan dapat terus diperkuat sehingga angka pengangguran di Kota Samarinda dapat ditekan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. (Adv/Sal)

Related Articles

Back to top button