DPRD Samarinda Soroti Kesiapan Porprov Kaltim, Kepastian Teknis Dinilai Masih Minim

Gemanusantara.com – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menilai sejumlah aspek penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Porprov Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser masih membutuhkan kepastian. Selain persoalan anggaran, DPRD juga menyoroti belum jelasnya kesiapan teknis yang menjadi acuan daerah dalam mempersiapkan kontingen.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, mengatakan pembahasan bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) serta KONI masih difokuskan pada perkembangan persiapan menuju Porprov. Hingga saat ini, sejumlah informasi penting dari pihak penyelenggara belum diterima secara lengkap.
“Yang paling utama hari ini adalah memastikan keikutsertaan Kota Samarinda di Porprov Kabupaten Paser. Tetapi secara keseluruhan kita belum bisa memastikan karena masih ada beberapa hal, baik teknis maupun nonteknis, yang masih menunggu kepastian dari provinsi,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Menurut Novan, kepastian mengenai cabang olahraga yang dipertandingkan, nomor pertandingan, hingga lokasi setiap venue sangat dibutuhkan agar daerah dapat menghitung jumlah atlet dan ofisial yang akan diberangkatkan. Tanpa informasi tersebut, proses penyusunan kebutuhan anggaran maupun persiapan teknis menjadi sulit dilakukan.
Komisi IV juga mencermati persoalan akomodasi di Kabupaten Paser sebagai tuan rumah. Berdasarkan informasi yang diterima, kapasitas penginapan diperkirakan hanya mampu menampung sekitar 2.000 orang, sementara jumlah atlet dan ofisial dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur diperkirakan mencapai sekitar 12.000 orang.
“Masalah venue, akomodasi, sampai penginapan juga belum jelas. Itu yang harus dimatangkan oleh penyelenggara agar daerah bisa menyusun persiapan secara lebih pasti,” katanya.
Di sisi lain, Novan mengungkapkan anggaran pelaksanaan Porprov belum tersedia dalam APBD Murni 2026. Saat ini baru tersedia sekitar Rp150 juta untuk kebutuhan pendaftaran dan persiapan awal, sedangkan usulan anggaran yang diajukan mencapai sekitar Rp10,5 miliar guna mendukung keberangkatan sekitar 1.700 atlet dan ofisial.
“Di APBD murni memang tidak ada anggaran pelaksanaan Porprov. Yang ada hanya sekitar Rp150 juta untuk pendaftaran dan persiapan. Sementara usulan yang disampaikan kurang lebih Rp10,5 miliar,” jelasnya.
Komisi IV memastikan akan terus mengawal pembahasan kebutuhan anggaran bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). DPRD berharap seluruh kepastian teknis dari penyelenggara segera diterbitkan sehingga persiapan kontingen Kota Samarinda dapat dilakukan secara optimal dan keikutsertaan pada Porprov Kaltim 2026 tidak mengalami hambatan. (Adv/Sal)



