Geger di Irak, Uang Rp361 Miliar dan Emas 5 Kg Disembunyikan di Galon Air

Gemanusantara.com– Kasus dugaan korupsi di Irak kembali bikin heboh. Petugas antikorupsi menemukan uang tunai sekitar USD20 juta atau lebih dari Rp361 miliar serta emas seberat 5 kilogram yang disembunyikan di dalam 11 galon air minum.
Aset tersebut diduga terkait dengan mantan Wakil Menteri Perminyakan Irak untuk Urusan Pengolahan, Adnan Al-Jumaili, yang kini terseret kasus dugaan korupsi.
Al-Jumaili sebelumnya diberhentikan dari jabatannya pada 2 Juni dan ditangkap pada 28 Juni. Ia menjadi salah satu dari 67 pejabat, termasuk anggota parlemen, yang diamankan dalam operasi besar pemberantasan korupsi di Irak.
Dewan Yudisial Tertinggi Irak mengungkap bahwa penyitaan dilakukan setelah penyidik menelusuri dugaan aliran dana dari penyimpangan proyek yang melibatkan para tersangka.
“Operasi ini dilakukan setelah upaya ekstensif untuk melacak hasil keuangan yang dihasilkan melalui penyimpangan dalam proyek-proyek yang dilakukan oleh tersangka dan pihak lain yang terlibat,” ujar pihak Dewan Yudisial Tertinggi Irak.
Uang tunai tersebut ditemukan tersembunyi di dalam galon air minum yang disimpan di rumah Al-Jumaili di Tikrit. Selain itu, penyidik juga menyita perhiasan emas serta berbagai aset lain yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Dalam penyelidikan yang masih berjalan, total aset yang telah diamankan mencapai sekitar USD97 juta dan USD24 juta uang tunai, ditambah properti, kendaraan, serta barang berharga lainnya.
Pemerintah Irak menyatakan akan terus mengejar pihak-pihak lain yang diduga terlibat hingga seluruh proses hukum selesai.
Kasus ini menjadi salah satu ujian besar bagi Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi yang menjadikan pemberantasan korupsi sebagai salah satu fokus utama pemerintahannya. Korupsi memang sudah lama menjadi masalah besar di Irak dan menjadi tantangan yang terus coba diberantas oleh para pemimpin negara tersebut. (Nit)
*diolah dari berbagai sumber



