Teras Samarinda Tak Seindah Setoran PAD, DPRD Cium Ada Masalah di Pengelolaan

Gemanusantara.com – Ramainya aktivitas di kawasan Teras Samarinda ternyata belum sejalan dengan pemasukan yang diterima daerah. Kondisi ini bikin DPRD Kota Samarinda mulai mempertanyakan cara pengelolaan yang dijalankan selama ini.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menyebut ada ketimpangan antara potensi dan realisasi pendapatan. Kawasan yang setiap hari dipenuhi pengunjung itu dinilai belum benar-benar dimaksimalkan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, Perumda Varia Niaga sebagai pengelola justru belum menunjukkan performa yang memuaskan. Dari laporan yang masuk ke DPRD, kontribusi yang diberikan masih berada di kisaran ratusan juta rupiah, angka yang dianggap terlalu kecil untuk ukuran aset sekelas Teras Samarinda.
“Kalau melihat aktivitasnya, harusnya jauh lebih besar dari itu,” kata Rohim, Kamis (30/4/2026).
Sorotan utama DPRD ada pada pola kerja sama yang digunakan. Sejumlah lini usaha di kawasan tersebut ternyata dijalankan oleh pihak ketiga, sementara Varia Niaga hanya mengambil porsi kecil dari hasil yang didapat.
Skema seperti ini dinilai tidak menguntungkan daerah. Alih-alih memperkuat pendapatan, sebagian besar keuntungan justru berpotensi lari ke luar.
Rohim menilai sudah saatnya pendekatan ini diubah. Pengelolaan mandiri disebut bisa jadi langkah realistis untuk meningkatkan pendapatan, selama diiringi dengan manajemen yang lebih profesional.
“Kalau terus begini, kita cuma jadi penonton di aset sendiri,” sindirnya.
DPRD pun tidak tinggal diam. Dalam waktu dekat, pihak Varia Niaga akan dipanggil untuk dimintai penjelasan secara terbuka. Tujuannya jelas, mencari tahu di mana letak persoalan dan bagaimana solusi yang bisa segera dijalankan.
Evaluasi menyeluruh juga disiapkan agar pengelolaan ke depan tidak lagi setengah-setengah. DPRD ingin memastikan, aset strategis seperti Teras Samarinda benar-benar bisa jadi mesin pendapatan, bukan sekadar ruang ramai tanpa dampak berarti bagi kas daerah. (Nit)



