Life Style

Ngeri! Gaya Hidup Rebahan dan Fast Food Bikin Diabetes Serang Anak Muda

Pola hidup tak sehat dapat memicu diabetes hingga gagal ginjal. (AI)

Gemanusantara.com– Kalau kamu masih menganggap diabetes hanya menyerang orang tua, saatnya ubah pola pikir. Kini, penyakit yang identik dengan usia lanjut itu justru semakin banyak ditemukan pada anak muda, bahkan mereka yang masih berusia 20-an hingga remaja.

Penyebab utamanya tak jauh dari gaya hidup serba praktis. Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, minuman tinggi gula, jarang berolahraga, hingga terlalu lama duduk bermain gadget atau bekerja di depan layar membuat risiko diabetes tipe 2 meningkat drastis.

Kondisi ini menjadi perhatian para dokter karena jumlah pasien usia muda terus bertambah. Tak sedikit dari mereka yang datang berobat setelah penyakit sudah berkembang dan mulai menimbulkan komplikasi.

Yang lebih mengkhawatirkan, diabetes bukan hanya membuat kadar gula darah naik. Penyakit ini juga bisa diam-diam merusak ginjal. Sekitar tiga hingga empat dari 10 penderita diabetes berisiko mengalami gangguan ginjal, bahkan berujung gagal ginjal kronis jika tidak ditangani dengan baik.

Masalahnya, kerusakan ginjal sering berkembang tanpa gejala. Banyak pasien baru menyadari kondisinya saat tubuh mulai mudah lelah, kaki membengkak, urine berbusa, atau lebih sering buang air kecil pada malam hari. Pada tahap itu, fungsi ginjal biasanya sudah menurun cukup berat dan sebagian pasien harus menjalani cuci darah seumur hidup.

Karena itu, dokter mengingatkan penderita diabetes agar tidak hanya rutin memeriksa gula darah, tetapi juga memantau kesehatan ginjal melalui tes urine dan tes darah secara berkala. Menjaga pola makan, rutin berolahraga, mengontrol tekanan darah, tidur cukup, serta menghindari konsumsi obat sembarangan juga menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi.

Diabetes kini bukan lagi penyakit yang menunggu usia tua. Jika gaya hidup tidak segera diubah, semakin banyak anak muda berisiko kehilangan kesehatan mereka di usia produktif. Jangan tunggu tubuh memberi tanda terlambat. Mulailah menjaga kesehatan dari sekarang. (Nit)

*diolah dari berbagai sumber

Related Articles

Back to top button