Menuju Smart City, DPRD Samarinda Minta Pengawasan Fasilitas Publik Berbasis Teknologi

Gemanusantara.com – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mendorong Pemerintah Kota Samarinda memperkuat sistem pengawasan fasilitas publik melalui penerapan teknologi sebagai bagian dari pengembangan konsep smart city.
Menurutnya, pemanfaatan sistem digital dalam pemantauan infrastruktur kota menjadi langkah penting agar kondisi fasilitas publik dapat terdeteksi lebih cepat ketika terjadi gangguan.
“Ke depan, pengawasan fasilitas publik perlu didukung sistem berbasis teknologi yang mampu memantau kondisi jaringan secara cepat dan terintegrasi,” ujarnya.
Rohim menilai sistem pemantauan digital akan memudahkan pemerintah memonitor berbagai infrastruktur kota seperti lampu penerangan jalan, taman kota hingga fasilitas umum lainnya yang tersebar di berbagai titik di Kota Samarinda.
Dengan sistem tersebut, kondisi jaringan dapat dipantau melalui pusat kendali sehingga gangguan atau kerusakan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
Ia mencontohkan sistem pemantauan yang digunakan sejumlah perusahaan layanan publik seperti penyedia air minum maupun listrik, di mana gangguan jaringan dapat terdeteksi secara langsung melalui sistem monitoring.
“Dengan sistem seperti itu, titik gangguan bisa langsung diketahui melalui monitor sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat,” jelasnya.
Selain meningkatkan efektivitas pengawasan, penerapan teknologi dalam pengelolaan infrastruktur kota juga dinilai dapat membantu pemerintah menjaga berbagai fasilitas publik agar tetap berfungsi optimal.
Rohim berharap penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi dapat menjadi bagian dari pengembangan konsep smart city di Samarinda, sehingga pengelolaan infrastruktur kota ke depan dapat berjalan lebih efisien dan responsif.
“Tujuannya agar fasilitas publik yang sudah dibangun dapat terus terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Nit)



