Masih Berstatus Waspada, Anak Krakatau Justru Jadi Lokasi Foto-foto Wisatawan

ramai di medsos sejumlah wisatawan berasa di kawasan Gunung Anak Krakatau. (Istimewa)

Gemanusantara.com- Larangan sudah jelas. Status Gunung Anak Krakatau juga masih berada di Level II atau waspada. Namun, hal itu tampaknya tak membuat semua orang menjauh.

Belakangan, media sosial diramaikan dengan foto dan video yang memperlihatkan sejumlah wisatawan berada langsung di kawasan Gunung Anak Krakatau. Beberapa terlihat asyik berkeliling, sementara lainnya sibuk mengabadikan momen dengan latar gunung yang masih aktif tersebut.

Pemandangan itu memicu tanda tanya. Sebab, pemerintah telah menetapkan larangan aktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif demi alasan keselamatan.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Andi Suwardi, mengaku pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati area berbahaya. Namun, masih ada saja pengunjung yang nekat datang.

Menurutnya, para wisatawan kerap mencari celah agar bisa masuk ke kawasan tersebut tanpa terpantau petugas.

“Kami terus menyampaikan imbauan. Aturannya juga sudah jelas, tidak boleh mendekat dalam radius dua kilometer,” ujarnya.

Andi mengatakan pengawasan kawasan Gunung Anak Krakatau menjadi kewenangan BKSDA. Meski demikian, masih ditemukan pengunjung yang berhasil mencapai lokasi dan beraktivitas di sana.

Fenomena ini kembali memunculkan kekhawatiran soal rendahnya kesadaran sebagian wisatawan terhadap risiko bencana. Padahal, status waspada yang disematkan pada Gunung Anak Krakatau bukan tanpa alasan.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak menganggap remeh larangan yang telah ditetapkan. Keinginan mendapatkan foto menarik atau pengalaman berbeda tidak sebanding dengan risiko yang bisa terjadi apabila aktivitas vulkanik meningkat secara tiba-tiba. (Nit)

*Diolah dari berbagai sumber

Exit mobile version