KUTIM

Kutim Raih 12 Emas Di POPDA Kaltim XVII, Wabup Apresiasi Kerja Keras Atlet Lokal

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi

Gemanusantara.com — Kontingen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatatkan sejarah baru pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur XVII. Setelah sebelumnya belum pernah meraih medali emas, tahun ini Kutim berhasil memborong 12 medali emas, 13 perak, dan 29 perunggu.

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti keseriusan seluruh pihak dalam membina atlet lokal.

“Dari nol emas sampai sekarang dapat 12 emas. Alhamdulillah, ini bukti keseriusan. Saya baru 10 bulan jadi Wakil Bupati, tapi saya memberikan apresiasi kepada Bupati karena tonggak pembangunan sudah dipasang dengan baik. Sehingga kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bisa berjalan,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan mindset menjadi kunci utama. Jika sebelumnya Kutim banyak menggunakan atlet luar, kini pemerintah daerah fokus menggali potensi anak daerah sendiri.

“Setelah digali, ternyata atlet kita jauh lebih baik. Kalau atlet sendiri yang bertanding, semangat mereka luar biasa. Mereka benar-benar tumpah darah demi meraih prestasi,” tambahnya.

Ia juga mencontohkan keberhasilan Kutim pada ajang MTQ sebelumnya, di mana seluruh qori dan qoriah adalah putra-putri asli Kutim dan berhasil menjadi juara dengan selisih jauh dari daerah lain.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kaderisasi dan pembinaan berjalan dengan baik hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Di berbagai desa di Kutim, kegiatan olahraga seperti turnamen sepak bola, voli, dan cabang lainnya rutin digelar. Dari ajang-ajang inilah bibit atlet potensial berhasil dijaring.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga menyiapkan bonus sebesar kurang lebih Rp 1 miliar bagi para atlet berprestasi POPDA XVII.

“Untuk POPDA, sudah kita anggarkan. Saya sudah ingatkan kepala dinas, dan alhamdulillah bonus total sekitar 1 miliar untuk anak-anak yang juara,” terang Wakil Bupati.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutim, Basuki Isnawan, disebut turut berperan besar dalam keberhasilan ini melalui pembinaan dan evaluasi yang maksimal.

“Alhamdulillah, ini terjawab. Lonjakannya luar biasa. Yang tadinya tidak ada medali, sekarang 12 emas, 13 perak, 29 perunggu. Ini pencapaian besar,” ujarnya.

Adapun cabang olahraga yang berhasil menyumbangkan emas bagi Kutim antara lain, Bola Voli, Judo, menembak, senam, tinju, atletik dan taekwondo.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga pelajar Kutai Timur sekaligus motivasi untuk terus memperkuat pembinaan atlet lokal. (Adv/ma)

Related Articles

Back to top button