
Gemanusantara.com, Bontang- Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang agar menciptkan peluang investasi baru sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi maupun pendapatan asli daerah (PAD).
Politisi Nasdem itu menilai, di tengah ketidakpastian pertumbuhan ekonomi nasional maupun global akibat dari geopolitik yang kian memanas, tentu juga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri pasti berimbas juga di daerah-daerah.
Sebab itu, kara Sahib sapaan akrabnya, bahwa Pemkot Bontang terus melakukan upaya seperti promosi potensi yang ada di Bontang seperti perikanan, wisata dan industri lainnya agar menarik para penanam modal di Kota Taman ini.
“Agar ada upaya untuk meningkatkan ekonomi, peluang lapangan kerja, memangkas pengangguran, dan daya beli hingga perputaran ekonomi masyarakat tentu meningkat,” ungkapnya.
Terpenting dalam melakukan investasi di Bontang disebutkan Sahib adalah Pemkot Bontang harus memberikan keleluasaan dalam izin, kepastian hukum dan menciptakan keamanan dan kenyamana bagi investor.
“Itu salah satu strategi untuk menarik para investor, agar mereka juga tertarik untuk berinvestasi di Bontang. Karena banyak sekali peluang dan sumber daya yang ada di Bontang ini perlu dikelola untuk memberikan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.
Namun, kata Sahib ketika ada peluang investor masuk juga diberikan syarat seperti perekrutan tenaga lokal dan perlu menjadi perhatian adalah saat pengelolaan sumber day aitu tidak merugikan bagi masyarakat sekitar.
“Artinya kita saling menjaga agar tidak saling merugikan, tapi investor datang saling menguntungkan supaya roda ekonomi masyarakat tetap terjaga dengan baik,” tukasnya.
Selain itu, disebutkan Sahib, di tengah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di mana-mana terutama di sektor pertambangan, tentunya Pemkot Bontang harus menguras pikiran dan kebijakannya untuk mengatasi problem yang mungkin saja terjadi di Bontang.
Apalagi kata Sahib, di Bontang juga memiliki sejumlah perusahaan yang bergerak di sektor industri yang memungkinkan kapan saja perusahaan tersebut melakukan hal yang sama.
“Maka perlu Pemkot Bontang terus membangun kolaborasi dan kondusifitas agar perusahaan tidak mudah melakukan PHK, jadi perlu adanya pencegahan,” harapnya.
Dia mengharapkan, Kota Bontang terus menciptakan peluang-peluang investasi diberbagai sektor untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat Bontang. (ard/rsm/adv)