Sangatta Utara Jadi Penghasil Sampah Tertinggi di Kutai Timur

Gemanusantara.com – Kecamatan Sangatta Utara tercatat sebagai wilayah dengan volume sampah tertinggi di Kabupaten Kutai Timur. Hal ini disebabkan tingginya jumlah penduduk yang tinggal di kawasan tersebut, sehingga berbanding lurus dengan produksi sampah harian.
Pejabat Pengawas Lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur, Dewi Dahi, menjelaskan bahwa estimasi produksi sampah saat ini masih menggunakan acuan 0,5 kilogram per kepala keluarga (KK) per hari.
Dengan jumlah KK terbanyak berada di Sangatta, otomatis volume sampah yang dihasilkan pun paling besar.
“Untuk kecamatan yang menghasilkan sampah tertinggi di Kutai Timur itu Sangatta Utara. Karena jumlah penduduk di sini paling banyak. Jika estimasinya 0,5 kg per KK, jelas volume sampahnya lebih besar di Sangatta,” ujar Dewi.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pekerjaan rumah (PR) pengelolaan sampah di Sangatta menjadi lebih besar dibanding kecamatan lain. Oleh karena itu, pembenahan sistem pengelolaan sampah dimulai dari pusat kota.
“Makanya kita membenahinya mulai dari sini dulu, dari Kota Sangatta dulu,” kata Dewi.
DLH Kutai Timur menargetkan Tempat Pengolahan Organik Cepat (TPOC) dapat beroperasi pada tahun 2026.
“Mudah-mudahan untuk 2026 (Team Project of Collaboration) TPoC kami sudah jalan. Targetnya 2026,” tambahnya.
Dengan beroperasinya TPOC, pemerintah daerah berharap beban sampah di Sangatta dapat berkurang signifikan dan pengelolaan lingkungan menjadi lebih optimal. (Adv/ma)



