SAMARINDA

Sri Puji Astuti Soroti Lonjakan Kasus Bunuh Diri, Tekankan Pentingnya Penguatan Mental dan Spiritualitas

Gemanusantara.com – Meningkatnya kasus bunuh diri di sejumlah daerah, termasuk Samarinda, memantik perhatian DPRD Kota Tepian. Wakil Ketua Komisi IV, Sri Puji Astuti, menilai fenomena tersebut bukanlah hal baru, namun trennya kini semakin mengkhawatirkan karena terjadi berulang di tengah masyarakat modern.

Puji menjelaskan bahwa modernisasi dan digitalisasi di berbagai aspek kehidupan tidak selalu diimbangi dengan ketahanan mental maupun spiritual masyarakat. Kondisi ini membuat sebagian orang kehilangan arah dan lebih rentan terhadap tekanan hidup. “Fenomena ini memang meningkat di Samarinda, tapi sebelumnya kasus bunuh diri sudah banyak terjadi di Indonesia. Ini masalah ketahanan emosional yang belum kuat,” ujarnya.

Menurut Puji, lemahnya pemahaman nilai agama dan moral membuat sebagian individu mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan masalah. Ia menegaskan, bunuh diri tidak pernah menjadi solusi karena hanya menambah beban keluarga dan lingkungan sekitar. “Ada yang merasa masalah selesai dengan bunuh diri, padahal justru meninggalkan luka bagi orang-orang terdekatnya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah sebenarnya sudah berupaya melakukan pencegahan sejak dini, seperti sosialisasi ke sekolah-sekolah melalui program UKS maupun kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Namun, fakta di lapangan menunjukkan kasus gangguan kesehatan mental masih terus bertambah di Samarinda.

Puji menilai penguatan ketahanan mental dan spiritual sejak dini menjadi kunci agar generasi muda tidak mudah putus asa, depresi, atau kehilangan harapan. Peran keluarga, masyarakat, hingga lembaga pendidikan dinilainya sangat penting dalam membangun pola pikir yang sehat dan positif.

Ia juga mengungkapkan bahwa puskesmas di Samarinda memiliki program pendampingan keluarga yang bisa dimanfaatkan masyarakat, termasuk parenting dan edukasi khusus bagi anak-anak dan remaja. Menurutnya, program ini perlu diperluas agar benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Puskesmas sudah punya program parenting untuk keluarga dan anak muda. Tinggal bagaimana kita semua ikut serta menguatkan mereka agar tidak kehilangan arah,” pungkas Puji.

[ADV | DPRD SAMARINDA]

Related Articles

Back to top button