
Gemanusantara.com – Upaya memperjuangkan hak dan pelayanan jemaah haji asal Kutai Kartanegara (Kukar) terus berlanjut. Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kementerian Haji dan Umrah RI di Jakarta bersama Kabag Kesra dan perwakilan jemaah haji 2026, Senin (24/11/2025).
Kunjungan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari polemik kuota haji Kukar yang sempat mengalami pengurangan signifikan. Silaturahmi ini sekaligus menjadi ruang dialog untuk memperjuangkan pelayanan yang lebih baik bagi jemaah dari Kukar.
Ahmad Yani menyampaikan bahwa ikhtiar ini tidak hanya didasarkan pada fungsi kelembagaan DPRD, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual kepada masyarakat. “InsyaAllah, setiap langkah ini diniatkan sebagai ibadah. Kami ingin memastikan jamaah Kukar dilayani dengan baik,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang dibangun dengan kementerian akan dimaksimalkan untuk mendorong revisi atau evaluasi kebijakan pusat yang berdampak langsung pada daerah. Ahmad Yani optimistis, dengan pendekatan yang tepat, solusi terbaik dapat ditemukan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Kementerian Haji disebut memberikan ruang diskusi terbuka dan menyambut baik kehadiran perwakilan Kukar. Ini menjadi sinyal positif bahwa aspirasi masyarakat Kukar sedang dipertimbangkan di tingkat pusat.
Kabag Kesra menyampaikan bahwa mereka juga mendorong pemda untuk lebih aktif dalam menyosialisasikan kebijakan haji agar tidak menimbulkan keresahan akibat ketidaktahuan teknis di tingkat bawah.
Melalui langkah ini, DPRD Kukar berharap masyarakat dapat melihat bahwa aspirasi mereka benar-benar diperjuangkan, dan pelayanan ibadah haji ke depan bisa lebih transparan, adil, dan bermartabat.
[ADV | DPRD KUKAR]