SAMARINDA

Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Jembatan Usai Pencurian Kabel

Jembatan Achmad Amins Kota Samarinda. (Gemanusantara.com)

Gemanusantara.com – Pemerintah Kota Samarinda berencana memperkuat pengamanan di sejumlah jembatan strategis, menyusul kasus pencurian kabel yang menimpa Jembatan Achmad Amins. Langkah ini dianggap penting untuk mencegah kerugian lebih besar pada aset publik vital.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Ayatullah Khumaini, mengatakan sistem pengawasan saat ini masih terbatas. CCTV yang ada selama ini lebih fokus memantau arus lalu lintas, sementara area luar pagar jembatan, tempat kabel dan fasilitas vital berada, relatif kurang terpantau.

“Kawasan luar jembatan memiliki banyak aset penting. Kami perlu menyesuaikan pengawasan agar lebih efektif,” ujar Ayatullah, Senin (2/2/2026).

Dishub bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sedang mengevaluasi penambahan dan penyesuaian arah kamera pengawas. Selain itu, Pemkot juga mempertimbangkan penempatan pos jaga dan petugas keamanan tambahan di titik-titik rawan.

“Tujuannya, bukan hanya melindungi kabel lampu, tapi seluruh fasilitas publik di jembatan. Sistem pengamanan harus menutup celah yang selama ini dimanfaatkan pelaku,” tambah Ayatullah.

Kerugian akibat pencurian sebelumnya cukup besar. Kabel lampu sorot diperkirakan menelan biaya perbaikan sekitar Rp 300 juta, belum termasuk kabel LPJU sepanjang 2,8 kilometer yang hilang dari sisi kanan dan kiri jembatan.

Pemkot berharap kombinasi pengawasan digital dan kehadiran petugas fisik dapat meminimalkan risiko serupa di masa mendatang, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan publik. (Nit)

Related Articles

Back to top button