SAMARINDA

Pemkot Samarinda Mulai Petakan Potensi Parkir Pasar Pagi

Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Samarinda, Yusdiansyah. (Gemanusantara.com)

Gemanusantara.com – Pemerintah Kota Samarinda tengah melakukan pemetaan awal terhadap potensi pengelolaan area parkir di kawasan Pasar Pagi sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset milik daerah.

Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Samarinda, Yusdiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada penghitungan kapasitas dan karakteristik lahan parkir yang tersedia, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Yang kami lakukan saat ini adalah melihat potensi dari lahan parkir yang ada. Ini menjadi tahap awal sebelum menentukan langkah pengelolaannya ke depan,” ucap Yusdiansyah, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, hasil penghitungan tersebut akan menjadi dasar penyusunan kerangka teknis pengelolaan oleh Dinas Perhubungan. Kerangka tersebut nantinya digunakan sebagai acuan apabila pengelolaan parkir melibatkan pihak ketiga.

Yusdiansyah menjelaskan, Pemkot membuka opsi kerja sama dengan pihak swasta melalui skema pemanfaatan hak kelola, bukan penjualan maupun pengalihan aset.

“Yang akan dilelang bukan asetnya, tetapi hak pengelolaannya, setelah potensi dan nilai ekonominya dihitung oleh pemerintah,” ujarnya.

Dalam proses pemilihan pengelola, Pemkot berencana mengundang sejumlah calon penyedia jasa untuk memaparkan konsep serta tawaran kerja sama, termasuk skema pembagian hasil dan kontribusi tahunan.

“Nanti semua pihak akan kami beri kesempatan menyampaikan penawaran. Opsi terbaik akan kami laporkan kepada wali kota untuk diputuskan,” tuturnya.

Saat ini, pengelolaan parkir Pasar Pagi masih berada di bawah kendali Dinas Perhubungan dan dijalankan berdasarkan ketentuan retribusi daerah. Apabila kerja sama dengan pihak ketiga telah disepakati, maka pola pengelolaan akan menggunakan pendekatan bisnis ke bisnis.

Meski demikian, Yusdiansyah memastikan proses tersebut tidak mengganggu aktivitas pasar. Operasional Pasar Pagi tetap berjalan normal selama masa transisi.

“Pelayanan tetap berjalan seperti biasa sambil menunggu penetapan pengelola,” bebernya.

Ia menargetkan penunjukan pengelola parkir melalui skema kerja sama dapat direalisasikan dalam beberapa bulan ke depan dan tidak akan berdampak pada agenda peresmian Pasar Pagi Samarinda. (Nit)

Related Articles

Back to top button