Operasi Ketupat 2026 Disiapkan, Polresta Samarinda Antisipasi Lonjakan Mobilitas

Gemanusantara.com – Polresta Samarinda mulai mematangkan persiapan menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri 2026 melalui Operasi Ketupat. Kesiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat menjelang Lebaran.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengatakan pengamanan tahun ini tidak bisa dipandang sebagai agenda rutin semata. Menurutnya, dinamika pergerakan masyarakat selalu berubah sehingga strategi pengamanan harus disesuaikan dengan kondisi terkini.
“Setiap tahun pasti ada dinamika. Titik kemacetan maupun pusat keramaian bisa bergeser. Itu yang harus kita petakan sejak awal agar pengamanan lebih efektif,” ucap Hendri, Selasa (3/3/2026).
Sebagai bagian dari Operasi Ketupat 2026, Polresta Samarinda akan mendirikan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan di titik-titik strategis. Pos tersebut akan difungsikan untuk memantau arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan balik.
“Termasuk nanti pos pelayanan untuk memantau situasi lalu lintas dan membantu pengamanan rumah-rumah yang ditinggal pemudik,” jelas Hendri.
Selain pengaturan lalu lintas, patroli di kawasan permukiman akan ditingkatkan guna meminimalkan potensi gangguan keamanan. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga yang bepergian ke luar daerah.
Sebelumnya, Polresta Samarinda telah mengikuti rapat koordinasi terpusat yang digelar Mabes Polri terkait pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Namun, untuk mematangkan langkah teknis di tingkat daerah, koordinasi lanjutan bersama Forkopimda dan sejumlah instansi terkait akan segera dilakukan.
“Nanti kita undang seluruh stakeholder agar pengamanan ini benar-benar terintegrasi dan berjalan optimal,” pungkasnya.
Dengan persiapan tersebut, Polresta Samarinda berharap arus mudik dan balik Idul Fitri 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Nit)



