KONI Samarinda Pastikan Latihan Atlet Tetap Berjalan Meski Anggaran Porprov Belum Final

Ketua Harian KONI Samarinda, Roy Hendrayanto, didampingi Bendahara Umum KONI Samarinda, Nur Zaid

Gemanusantara.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda memastikan program latihan atlet tetap berjalan meski kepastian anggaran dan nomor pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser masih belum ditetapkan. Kesiapan atlet dinilai tidak boleh terhambat sembari menunggu keputusan dari panitia penyelenggara.

Ketua Harian KONI Kota Samarinda, Roy Hendrayanto, mengatakan hingga saat ini panitia pelaksana belum mengumumkan cabang olahraga maupun nomor pertandingan yang akan dipertandingkan. Kondisi tersebut membuat jumlah atlet yang akan diberangkatkan masih bersifat perkiraan.

“Memang nomor tanding belum diumumkan. Kami memperkirakan jumlah atlet yang akan berangkat sekitar 1.500 sampai 1.700 orang. Itu yang kami sampaikan kepada Komisi IV sebagai dasar pembahasan kesiapan Porprov,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Roy menjelaskan kebutuhan anggaran juga belum dapat dihitung secara pasti karena bergantung pada jumlah atlet yang nantinya lolos untuk mengikuti setiap nomor pertandingan. Berdasarkan simulasi sementara, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp8 miliar hingga lebih dari Rp10 miliar.

“Kalau asumsi 1.500 atlet sekitar Rp8 miliar lebih. Kalau 1.700 atlet sekitar Rp10 miliar lebih. Itu masih perkiraan karena semuanya bergantung pada jumlah nomor tanding yang nanti ditetapkan,” katanya.

Sementara itu, Bendahara Umum KONI Samarinda, Nur Zaid, mengatakan pihaknya tetap menjalankan seluruh program pembinaan atlet sambil menunggu kepastian dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Menurutnya, seluruh cabang olahraga terus melaksanakan latihan secara mandiri agar kesiapan atlet tetap terjaga.

“Kami hanya memohonkan dukungan agar ada kejelasan mengenai keikutsertaan Samarinda di Porprov Paser. Soal besaran anggaran dan kapan dicairkan tentu menjadi kewenangan pemerintah daerah, sedangkan kami hanya menyampaikan kebutuhan ideal,” ujarnya.

Nur menambahkan, finalisasi jumlah atlet baru dapat dilakukan setelah PB Porprov menetapkan cabang olahraga beserta nomor pertandingan yang diperlombakan. Setelah itu, KONI akan menentukan komposisi kontingen dengan mempertimbangkan peluang meraih prestasi.

“Kalau nomor tanding sudah ditetapkan, baru kami bisa memfinalisasi jumlah atlet yang berangkat. Tentu kami juga melihat cabang-cabang yang memiliki peluang medali sehingga keikutsertaan kontingen tetap efektif,” jelasnya.

KONI Samarinda berharap kepastian mengenai nomor pertandingan dan dukungan anggaran dapat segera diterbitkan agar seluruh tahapan persiapan berjalan lebih optimal. Meski demikian, organisasi olahraga tersebut menegaskan komitmennya untuk menjaga performa atlet sehingga Kota Samarinda tetap mampu bersaing dan mempertahankan prestasi pada Porprov Kalimantan Timur 2026. (Sal)

Exit mobile version