KUKAR

Ketua DPRD Kukar Soroti Transparansi dan Efektivitas Program Beasiswa Daerah

Gemanusantara.com – Program beasiswa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi fokus perhatian Ketua DPRD Kukar, Ir. H. Ahmad Yani, S.E., S.T., M.Si., IPM. Menurutnya, meskipun anggaran pendidikan telah dialokasikan secara signifikan, tata kelola dan pengawasan terhadap distribusi bantuan masih memerlukan perbaikan agar manfaatnya tepat sasaran.

Ahmad Yani menekankan pentingnya penguatan mekanisme verifikasi penerima beasiswa sejak tahap awal. Ia mengingatkan bahwa kebocoran anggaran bisa terjadi jika prosedur penyaluran longgar dan pengawasan hanya dilakukan setelah dana cair di Kutai Kartanegara.

“Beasiswa bukan sekadar alokasi dana, tapi amanah sosial. Jika tidak dikelola secara transparan dan akuntabel, maka potensi penyimpangan sangat besar,” ujarnya di sela agenda kerja DPRD.

Ketua DPRD dari PDI Perjuangan ini juga menyoroti adanya laporan mengenai dana beasiswa yang tidak dimanfaatkan sesuai tujuan. Beberapa kasus menunjukkan dana digunakan di luar kebutuhan pendidikan, bahkan berpindah tangan ke pihak yang tidak berhak.

Untuk itu, Ahmad Yani meminta Dinas Pendidikan dan perangkat daerah terkait memperketat proses validasi calon penerima beasiswa. Ia mendorong agar sistem digitalisasi dan keterlibatan pihak sekolah maupun perguruan tinggi ditingkatkan dalam menilai kelayakan penerima bantuan.

“Kami di DPRD bukan hanya menyetujui anggaran, tapi juga memastikan bahwa dana pendidikan memberi dampak riil. Kualitas SDM Kukar masa depan sangat tergantung dari ketepatan sasaran program ini,” tambahnya.

Ahmad Yani berharap agar para penerima beasiswa, khususnya di jenjang perguruan tinggi, turut berkontribusi kembali kepada daerah setelah lulus. Menurutnya, investasi daerah di bidang pendidikan harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dan sosial dari generasi muda.

[ADV | DPRD KUKAR]

Related Articles

Back to top button