Empat Kecelakaan Warnai Arus Lebaran di Samarinda, Polisi Soroti Faktor Kelelahan

Gemanusantara.com – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran mulai berdampak pada kondisi lalu lintas di Samarinda. Di tengah ramainya arus kendaraan, sejumlah insiden kecelakaan pun mulai tercatat di beberapa titik.
Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda mencatat empat kejadian kecelakaan lalu lintas selama masa pengamanan berlangsung. Meski jumlahnya belum tergolong tinggi, kondisi ini tetap menjadi perhatian karena aktivitas kendaraan diperkirakan masih akan terus meningkat.
Kepala Satlantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, menyebutkan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan akan dievaluasi setelah seluruh rangkaian pengamanan selesai.
“Sejauh ini ada empat kejadian kecelakaan yang tercatat. Nanti akan kami evaluasi secara menyeluruh setelah kegiatan pengamanan berakhir,” ungkapnya, Jum’at (27/3/2026).
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, angka kecelakaan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Tahun lalu, pada momen serupa, tercatat sekitar lima kejadian.
Meski demikian, kepolisian menilai potensi risiko di jalan tetap perlu diwaspadai, terutama saat arus kendaraan berada pada titik padat. Selain faktor kepadatan, kondisi pengendara juga menjadi perhatian utama.
Kelelahan saat berkendara dinilai masih menjadi salah satu penyebab dominan kecelakaan di jalan raya. Karena itu, pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, mematuhi aturan lalu lintas, dan beristirahat jika merasa lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Dengan masih berlangsungnya arus mudik dan balik, kepolisian berharap kesadaran pengguna jalan semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan. (Nit)



