DPRD Samarinda Nilai Kupon Subsidi Efektif Tingkatkan Partisipasi Warga dalam Kegiatan Sosial

Gemanusantara.com – Program kupon subsidi yang digagas Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda dinilai berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, kesehatan, dan lingkungan. Skema pemberian insentif tersebut diterapkan sebagai bentuk apresiasi bagi warga yang aktif mengikuti kegiatan kemasyarakatan.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain, mengatakan kupon subsidi tidak diberikan secara cuma-cuma, melainkan kepada masyarakat yang terlibat dalam aktivitas yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun kesehatan.

“Yang aktif kerja bakti dapat kupon. Yang ikut senam dapat kupon. Yang datang ke Posyandu dapat kupon,” ujar Sani, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, pendekatan tersebut mampu mengubah kebiasaan masyarakat menjadi lebih aktif. Salah satu contoh terlihat pada kegiatan Posyandu, di mana antusiasme warga meningkat setelah kupon diberikan kepada peserta yang datang lebih awal.

“Saya umumkan siapa yang paling cepat datang ke Posyandu dapat kupon. Akhirnya sebelum Posyandu buka sudah ramai masyarakat datang,” katanya.

Sani menjelaskan, program tersebut tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Kegiatan seperti kerja bakti, senam bersama, pemeriksaan stunting, hingga pengajian disebut mengalami peningkatan jumlah peserta sejak program dijalankan.

Ia menilai manfaat yang dihasilkan jauh lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan untuk penyediaan kupon subsidi. Selain meningkatkan partisipasi warga, program tersebut juga memperkuat semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

“Efeknya kerja bakti jadi ramai, Posyandu jadi ramai, pengajian juga ramai. Negara tidak rugi, masyarakat tidak rugi. Yang rugi saya saja,” ucapnya.

Sani berharap konsep insentif berbasis partisipasi sosial dapat menjadi inspirasi dalam pelaksanaan berbagai program kemasyarakatan. Menurutnya, pendekatan sederhana tersebut mampu membangun budaya aktif sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

Ia juga menilai keterlibatan masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan di tingkat lingkungan. Dengan semakin banyak warga yang berpartisipasi dalam kegiatan sosial, kesehatan, dan kebersihan, kualitas hidup masyarakat diharapkan terus meningkat secara berkelanjutan. (Adv/Sal)

Exit mobile version