
Gemanusantara.com – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) agar merealisasikan skema insentif bagi Rukun Tetangga (RT) dalam Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) sebagaimana yang telah disampaikan sejak awal peluncuran program.
Helmi menegaskan, Probebaya tidak hanya berbicara soal alokasi anggaran dasar Rp100 juta hingga Rp300 juta per RT, tetapi juga memuat rencana pemberian tambahan insentif bagi wilayah yang dinilai berprestasi dan mampu menunjukkan hasil pembangunan yang nyata.
“Dari awal sudah ada skema insentif bagi RT yang berhasil. Itu bagian dari konsep besar Probebaya, bukan hal baru,” ujarnya.
Menurutnya, realisasi insentif tersebut penting agar program tidak berjalan stagnan dan sekadar menjadi rutinitas tahunan. Ia menilai, adanya penghargaan berbasis kinerja akan mendorong ketua RT lebih serius dalam mengelola anggaran serta menata lingkungan.
Helmi menyebut, tambahan anggaran bisa diberikan kepada sejumlah RT yang dinilai berhasil, baik dari aspek kebersihan, ketertiban, tata kelola, maupun inovasi pembangunan berbasis masyarakat.
“Bisa saja 10 sampai 20 RT mendapat tambahan karena kinerjanya dinilai baik. Itu bentuk apresiasi sekaligus motivasi,” katanya.
Selain berbasis capaian, DPRD juga mendorong agar pemkot mempertimbangkan kondisi objektif wilayah. RT dengan cakupan lebih luas, keterbatasan infrastruktur, atau kebutuhan fasilitas yang lebih besar dinilai layak mendapat perhatian tambahan.
Namun demikian, Helmi mengakui bahwa realisasi insentif tetap harus melihat kemampuan fiskal daerah, terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika kondisi keuangan memungkinkan, ia berharap penambahan anggaran dapat diwujudkan secara bertahap.
“Kalau PAD kita mendukung, tentu ini harus direalisasikan. Jangan sampai hanya menjadi janji di awal program,” tegasnya.
Melalui mekanisme tersebut, DPRD berharap Probebaya benar-benar menjadi instrumen pembangunan berbasis lingkungan yang kompetitif, adil, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kota Samarinda. (Nit)