
Gemanusantara.com, Bontang- Sekretaris Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal menyoroti keterbatasan pendampingan bagi anak berkebutuhan khusus atau penyandang autis.
Dia menyebutkan, bahwa Gedung Autis Center yang saat ini berisi 19 anak yang berkebutuhan khusus tersebut dari sisi pendamping dinilai tidak sebanding dengan jumlah anak.
“Karena saat ini, hanya 3 orang pendamping saja, seharusnya ditambah lagi,” ungkapnya.
Menurut politisi Partai PKS ini, kekurangan tenaga pendamping ini akan mengakibatkan pelayanan kepada anak-anak penyandang autis juga berpengaruhl.
“Sehingga pelayanan tidak optimal, karena jumlah pendamping dan jumlah anak tidak sebanding dan tidak ideal,” tuturnya.
Dia mengakui, bahwa saat ini ada problem mengapa tenaga pendamping autis masih minim, disebabkan keterbatasan anggaran yang dialokasi untuk merekrut tenaga pendamping baru.
“Ini tanggungjawab kita bersama, tapi pemerintah juga harus melihat realitas saat ini memang butuh tnaga pendamping, jadi harus dipikirkan bersama,” pungkasnya.
Dirinya mengharapkan agar Pemkot Bontang segera memikirkan perekrutan tenaga pendamping bagi anak-anak autis ini, baginya adalah sesuatu yang harus diprioritaskan.
“Kita harus punya perhatian lebih kepada anak-anak autis, karena meraka adalah anak-anak yang istimewa,” ujarnya.
Kendati demikian, dia berpesan kepada orang tua yang memiliki anak yang berkebutuhan khusus terus percaya diri, merawat dengan baik, jangan minder.
“Dan Insya Allah Pemkot Bontang juga terus berupaya untuk melakukan pendampingan kepada anak-anak,” tutupnya (ard/rsa/adv)