
Gemanusantara.com — Di balik aktivitas perdagangan yang perlahan kembali bergerak pascakebakaran Pasar Segiri, Pemerintah Kota Samarinda ternyata masih menyimpan pekerjaan besar terkait rencana penataan ulang kawasan pasar tradisional terbesar di kota tersebut.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun atau yang akrab disapa AH, memastikan pemerintah sebenarnya telah menyiapkan konsep rehabilitasi kawasan Pasar Segiri. Namun kondisi keuangan daerah yang masih terdampak efisiensi anggaran membuat pelaksanaan pembangunan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Perencanaannya sudah ada. Tinggal bagaimana kemampuan fiskal daerah nantinya memungkinkan untuk direalisasikan,” jelasnya, Rabu (13/5/2026).
Menurut AH, pemerintah kota saat ini memilih fokus menjaga aktivitas ekonomi pedagang agar tetap berjalan sambil menunggu kondisi anggaran kembali stabil. Karena itu, penanganan sementara seperti pembangunan lapak semipermanen menjadi langkah yang lebih diprioritaskan.
Ia juga menilai Pasar Segiri bukan sekadar pusat perdagangan, tetapi juga menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Samarinda yang harus tetap dijaga keberlangsungannya setelah musibah kebakaran beberapa waktu lalu.
“Yang penting sekarang aktivitas masyarakat tetap berjalan dulu. Pemulihan ekonomi pedagang juga harus jadi perhatian,” bebernya.
AH berharap ketika kondisi fiskal daerah mulai membaik, rencana penataan besar Pasar Segiri dapat mulai dijalankan secara bertahap agar kawasan pasar menjadi lebih tertata dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat. (Nit)