Antisipasi Lonjakan Massa, Polisi Fokus Atur Pergerakan Aksi di Samarinda

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar. (Gemanusantara.com)

Gemanusantara.com — Rencana aksi unjuk rasa di kawasan pusat pemerintahan Kalimantan Timur mulai direspons aparat dengan menyiapkan skenario pengaturan pergerakan massa. Kepolisian menilai, tantangan utama bukan hanya jumlah peserta, tetapi bagaimana arus massa tetap terkendali.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengatakan pihaknya memprioritaskan pengaturan titik kumpul, jalur pergerakan, hingga potensi kepadatan di sekitar lokasi aksi. Hal ini dilakukan agar aktivitas masyarakat di sekitar area tetap berjalan normal.

“Kami tidak hanya menyiapkan pengamanan statis, tapi juga mengatur pergerakan massa supaya tidak menumpuk di satu titik,” ucap Kombes Pol Hendri, Kamis (6/4/2026).

Ia menjelaskan, pola pengamanan akan lebih menitikberatkan pada rekayasa situasi di lapangan, termasuk penempatan personel di jalur-jalur yang berpotensi terjadi penumpukan.

Di sisi lain, komunikasi dengan koordinator lapangan aksi juga menjadi perhatian. Kepolisian berupaya membangun koordinasi agar jalannya aksi tetap terarah dan tidak melebar ke area lain.

“Koordinasi itu penting supaya aksi tetap sesuai rencana dan tidak mengganggu kepentingan umum,” bebernya.

Jika terjadi peningkatan jumlah massa di luar perkiraan, kepolisian telah menyiapkan opsi penambahan personel untuk menjaga stabilitas situasi.

Meski begitu, Hendri menilai sejauh ini kondisi masih terkendali dan belum menunjukkan potensi kerawanan yang signifikan.

“Kami melihat situasinya masih bisa dikendalikan. Harapannya semua pihak bisa menjaga kondusivitas,” tutupnya. (Nit)

Exit mobile version