AH Canangkan Koridor Pasar Pagi-Masjid Raya Tersambung Penuh 2029

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Gemanusantara.com)

Gemanusantara.com – Pemerintah Kota Samarinda bersiap memasuki fase baru penataan kawasan pusat kota. Usai pembaruan Masjid Raya Darussalam Samarinda dirampungkan, perhatian kini diarahkan pada pembangunan jalur penghubung yang akan mengintegrasikan kawasan masjid dengan sentra perdagangan Pasar Pagi Samarinda.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH) menegaskan proyek tersebut dirancang sebagai bagian dari pengembangan kawasan terpadu. “Kami ingin Pasar Pagi dan Masjid Raya tidak lagi berdiri sendiri, tetapi terhubung dalam satu sistem tata ruang yang saling mendukung,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menurut AH, pengerjaan koridor akan dimulai tahun ini dengan fokus pada akses utama menuju masjid. Tahapan berikutnya akan memperluas koneksi hingga titik lain di pusat kota. “Tahun berjalan ini kami mulai dari koridor inti. Setelah itu pengembangan dilanjutkan ke segmen lain, termasuk kawasan Citra Niaga Samarinda,” jelasnya.

Ia juga memastikan pembangunan dilakukan bertahap menyesuaikan kemampuan fiskal daerah. Namun, progres disebut tetap berkesinambungan agar target besar tidak bergeser. “Walaupun bertahap, setiap tahun harus ada kemajuan. Target kami, seluruh jalur penghubung itu tersambung paling lambat 2029,” tegasnya.

Selain membuka akses jalan, Pemkot juga melanjutkan pembenahan lingkungan di sekitar kawasan, termasuk penyelesaian area Teras Samarinda II serta penataan sistem drainase di sekitar masjid.

“Penataan ini bukan hanya soal jalan. Kami ingin wajah kawasan tertata rapi, drainase tertutup dengan baik, sehingga masyarakat merasa lebih nyaman saat beraktivitas,” pungkasnya. (Nit)

Exit mobile version