Pemkot Targetkan Penanganan Tampias Pasar Pagi Tuntas 2026, Andalkan APBD dan CSR

Gemanusantara.com – Pemerintah Kota Samarinda menargetkan penanganan persoalan tampias air hujan di Pasar Pagi dapat rampung sepenuhnya pada 2026. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menjelaskan bahwa perangkat penutup pada sejumlah titik rawan saat ini telah memasuki tahap pemesanan dan ditargetkan mulai terpasang tahun ini.
“Perangkat penutup sudah dalam proses pemesanan dan kami menargetkan pemasangannya dapat diselesaikan tahun ini, sehingga penanganan menyeluruh persoalan tampias bisa tuntas pada 2026,” ungkap Marnabas, Selasa (17/2/2026).
Ia juga menerangkan, pekerjaan pada struktur utama bangunan pasar akan dibiayai melalui APBD. Sementara itu, pemerintah juga membuka peluang dukungan dari pihak swasta melalui program CSR, khususnya untuk penanganan tambahan pada area tangga.
Menurutnya, kolaborasi pembiayaan tersebut diperlukan agar penanganan dapat berjalan lebih optimal dan tidak membebani satu sumber anggaran saja.
Selain itu, percepatan realisasi program turut mempertimbangkan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu, sehingga langkah mitigasi dinilai perlu segera dilakukan.
Dengan skema pendanaan tersebut, Pemkot berharap persoalan tampias yang sempat dikeluhkan dapat diselesaikan secara bertahap hingga tuntas pada 2026. (Nit)



