Kabel PJU Digondol, Pengamanan Jembatan Mahkota II Dipertanyakan

Perhubungan (Dishub) Samarinda, Ayatullah. (Gemanusantara.com)
Gemanusantara.com– Pencurian kabel penerangan di Jembatan Mahkota II menimbulkan pertanyaan serius soal lemahnya pengamanan aset publik. Akibat kejadian tersebut, sebagian penerangan di jembatan ikonik itu mati dan berpotensi membahayakan pengguna jalan pada malam hari.
Plt Kepala Bidang Prasarana Dinas
Perhubungan (Dishub) Samarinda, Ayatullah, mengakui bahwa sisi luar jembatan masih menjadi titik rawan karena minim pengawasan, meskipun di area tersebut tersimpan berbagai aset penting.
“Di sisi luar jembatan itu bukan hanya ada kabel PJU, tetapi juga kabel milik Kominfo. Itu sebabnya perlu pengamanan tambahan,” ujar Ayatullah, Sabtu (31/1/2026).
Dishub menyatakan akan mendorong pemasangan kamera pengawas (CCTV) yang mengarah langsung ke area luar jembatan, serta penguatan pengamanan fisik untuk menutup celah terjadinya pencurian berulang.
Namun, di sisi lain, perbaikan lampu penerangan yang rusak belum bisa segera direalisasikan. Ayatullah menyebut keterbatasan anggaran menjadi kendala, sehingga waktu perbaikan masih belum dapat dipastikan.
“Belum bisa ditentukan kapan diperbaiki karena masih menunggu pembahasan anggaran,” katanya.
Sementara itu, laporan pencurian telah disampaikan ke kepolisian. Pengecekan lokasi kejadian juga sudah dilakukan, namun hingga kini pelaku belum berhasil diamankan.
Kerugian akibat pencurian tersebut diperkirakan cukup besar. Kabel Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sepanjang sekitar 2,8 kilometer dilaporkan hilang dari sisi kanan dan kiri jembatan. Selain itu, kerusakan pada lampu sorot ditaksir mencapai Rp300 juta, belum termasuk biaya pengadaan ulang dan perbaikan.
“Total kerugiannya masih kami hitung karena nilainya cukup besar,” pungkas Ayatullah. (Nit)



