Pelabuhan Multipurpose Palaran: Groundbreaking Sudah, Lokasi Masih Misteri

Gemanusantara.com – Peletakan batu pertama Pelabuhan Multipurpose di Palaran sudah dilakukan dua tahun lalu, tapi sampai sekarang titik pasti pembangunan pelabuhan raksasa ini masih belum jelas. Pemkot Samarinda tampak tersandung masalah klasik: niat besar, eksekusi amburadul.
Proyek kolaborasi dengan PT RAE Energi Investama dan PT Samudera Pelabuhan Indonesia kini masih terjebak di meja kajian teknis. Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Hotmarulitua Manalu, blak-blakan soal kesulitan menentukan lokasi. “Sejumlah titik sudah dibahas, tapi semua harus uji kelayakan. Tidak gampang memastikan sungai aman untuk kapal besar sekaligus jalur pelayaran utama tetap lancar,” ujarnya.
Selain air, darat pun bikin pusing. Jalur logistik untuk truk-truk berat harus dirancang agar tidak mengganggu permukiman warga. Manalu menekankan pelabuhan akan jadi pusat logistik terpadu, tapi layanan penumpang tetap dipisahkan di terminal peti kemas.
Soal duit, skema kemitraan dengan investor swasta jadi jalan keluar karena anggaran Pemkot terbatas. Namun, desain teknis seperti jeti yang menjorok ke sungai masih jadi bahan debat sengit. “Kami tidak mau terburu-buru. Dua lokasi utama akan dibandingkan matang-matang sebelum keputusan final,” tegas Manalu.
Sampai semua itu jelas, mimpi besar memindahkan pusat kepelabuhanan Samarinda ke Palaran masih sebatas rencana. (Nit)



