Bangunan Baru Pasar Pagi, Masalah Tempias Tak Kunjung Beres

Gemanusantara.com – Meski telah direvitalisasi, bangunan Pasar Pagi Samarinda masih menghadapi persoalan tempias hujan yang mengganggu aktivitas pedagang.
Pemerintah Kota Samarinda belum melakukan perbaikan fisik karena masih menunggu kepastian teknis dari kontraktor proyek revitalisasi, termasuk contoh material penahan hujan yang akan digunakan.
Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani atau Yama, menegaskan pihaknya tidak ingin mengambil keputusan tergesa-gesa.
“Saya tidak bisa menetapkan pilihan sebelum melihat langsung material yang akan dipasang. Ini menyangkut keamanan dan tampilan bangunan,” ucap Yama.
Ia menambahkan, solusi yang dipilih juga harus tetap menjaga karakter Pasar Pagi sebagai bangunan terbuka.
“Penanganannya bukan penutupan total. Konsepnya peneduh yang bisa dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan,” katanya. Sejumlah titik di sisi dan bagian atas bangunan tercatat masih menjadi jalur masuknya tempias saat hujan deras.
Perbaikan tersebut dipastikan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh pembiayaan akan ditanggung kontraktor melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR). (Nit)



