
Gemanusantara.com – PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), perusahaan pengolahan udang yang sebagian sahamnya dimiliki Kaesang Pangarep, lagi menghadapi tekanan keuangan. Total utangnya sudah lebih dari Rp2 triliun dan kini perusahaan sedang mengupayakan restrukturisasi.
Analis Senior Indonesia Strategic and Economics Action Institution (ISEAI), Ronny P. Sasmita, menilai kondisi ini jadi bukti kalau ekspansi besar-besaran dengan modal utang nggak selalu berakhir mulus.
“Bisnis berbasis komoditas sangat bergantung pada pengelolaan risiko, disiplin keuangan, dan manajemen arus kas. Hal itu sering kali lebih menentukan dibanding besarnya ekspansi atau siapa figur di belakang perusahaan,” kata Ronny, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, tekanan yang dialami PMMP bukan cuma karena pasar udang dunia sedang lesu. Ada juga faktor internal, mulai dari strategi ekspansi, struktur pembiayaan, sampai pengelolaan utang yang ikut memengaruhi kondisi perusahaan.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/7/2026), total utang PMMP ke sejumlah bank tercatat sudah melampaui Rp2 triliun di luar bunga.
Imbasnya, operasional perusahaan ikut terdampak. Kini hanya satu pabrik di Situbondo yang masih beroperasi. PMMP juga melakukan PHK, sementara beberapa karyawan memilih hengkang, termasuk Direktur Pemasaran Patrick Djuanda. (Nit)
*diolah dari berbagai sumber