Usulan Warga Masuk Tahap Pembahasan, DPRD Samarinda Tentukan Skala Prioritas

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah. (Gemanusantara.com)

Gemanusantara.com – Tahapan pembahasan usulan masyarakat hasil reses mulai bergulir di DPRD Kota Samarinda. Dalam proses ini, berbagai aspirasi warga yang telah dihimpun dari masing-masing daerah pemilihan kini masuk tahap penentuan prioritas pembangunan.

Sejumlah kebutuhan dasar masih mendominasi usulan, terutama terkait perbaikan infrastruktur lingkungan, fasilitas umum, hingga peningkatan layanan publik. Namun, tidak seluruh usulan dapat langsung direalisasikan karena harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dibawa dalam pembahasan merupakan hasil serapan langsung dari masyarakat saat kegiatan reses.

“Usulan yang kami bahas ini berasal dari masyarakat. Banyak yang berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur dan fasilitas pendukung,” ucap Helmi, Jum’at (27/3/2026).

Menurutnya, tahap pembahasan ini menjadi penting untuk memilah usulan yang dinilai paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Selanjutnya, usulan tersebut akan diverifikasi oleh pemerintah daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperrida) Samarinda bersama organisasi perangkat daerah terkait.

“Nanti akan dilihat apakah usulan itu sudah pernah dikerjakan atau belum, lalu disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak ada pembatasan jumlah usulan dari masing-masing anggota dewan. Namun, realisasi program tetap bergantung pada kondisi keuangan daerah serta urgensi kebutuhan di lapangan.

Di sisi lain, DPRD juga memastikan fungsi pengawasan tetap berjalan, termasuk terhadap kebijakan penggunaan anggaran yang dinilai perlu ditinjau kembali.

“Kami akan tetap melakukan evaluasi melalui komisi terkait, agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Melalui tahap ini, DPRD berharap setiap usulan yang masuk tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi juga dapat dipilah secara tepat agar program pembangunan yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. (Nit)

Exit mobile version