Trotoar Dikuasai Parkir Pelajar, Dishub Samarinda Ungkap Pelanggaran Berulang

Penertiban kendaraan di kawasan sekolah. (Gemanusantara.com)

Gemanusantara.com – Praktik parkir liar oleh pelajar di kawasan sekolah Jalan KH Ahmad Dahlan bukan kejadian baru. Trotoar yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki kembali dipenuhi sepeda motor, bahkan hingga meluber ke badan jalan.

Penertiban yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda bersama Satlantas Polresta Samarinda, Jum’at (8/5/2026), mengungkap bahwa pelanggaran ini terjadi secara berulang dan cenderung dibiarkan.

Di lapangan, petugas tidak hanya menemukan parkir sembarangan, tetapi juga pelajar yang mengendarai sepeda motor tanpa memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban Lalu Lintas Dishub Samarinda, Duri, menyebut kondisi tersebut menunjukkan masih lemahnya kesadaran tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah.

“Trotoar jelas bukan untuk parkir. Ini pelanggaran yang terus berulang dan mengganggu fungsi ruang publik,” tegasnya.

Menurut Duri, kawasan pendidikan seharusnya menjadi zona yang aman dan tertib, bukan justru dipenuhi pelanggaran yang berpotensi membahayakan.

“Selain menghambat pejalan kaki, kondisi ini juga meningkatkan risiko kecelakaan karena kendaraan meluber ke badan jalan,” ujarnya.

Dishub menilai, pendekatan persuasif yang selama ini dilakukan belum sepenuhnya efektif menekan pelanggaran di lapangan.

“Edukasi sudah sering dilakukan, tapi faktanya pelanggaran masih ditemukan. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” beber Duri.

Ia juga menegaskan, jika kondisi ini terus berulang, langkah tegas akan mulai diterapkan, termasuk penderekan kendaraan yang parkir tidak sesuai aturan.

“Ke depan, kami tidak hanya mengedepankan teguran. Penindakan akan dilakukan agar ada efek jera,” pungkasnya. (Nit)

Exit mobile version