
Gemanusantara.com – Kerusakan jalan di sejumlah titik di Kota Samarinda kembali menjadi sorotan DPRD. Pemerintah kota diminta tidak menunda penanganan sebelum kondisi jalan semakin parah dan menimbulkan risiko lebih besar bagi masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan persoalan jalan rusak kini bukan hanya berdampak pada kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menyangkut keselamatan warga yang setiap hari melintas.
“Jalan rusak bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan masyarakat,” ungkap Deni, Kamis (7/5/2026).
Ia menyoroti masih adanya ruas jalan berlubang yang belum mendapatkan penanganan maksimal, padahal kondisi tersebut berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.
Menurutnya, pemerintah perlu bergerak lebih cepat melakukan perbaikan agar kerusakan tidak semakin meluas dan biaya penanganan tidak bertambah besar.
“Jangan menunggu kondisi semakin parah baru ditangani. Penanganan harus dilakukan lebih cepat supaya tidak terus merugikan masyarakat,” bebernya.
Selain berdampak pada keselamatan, Deni menilai kondisi infrastruktur jalan yang rusak juga mempengaruhi mobilitas dan aktivitas ekonomi warga. Distribusi barang hingga akses masyarakat menuju tempat kerja maupun fasilitas umum disebut ikut terganggu akibat kerusakan jalan yang belum tertangani.
Ia pun mendorong adanya penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan terhadap infrastruktur jalan di Samarinda agar masyarakat dapat merasakan akses transportasi yang aman dan nyaman.
“Perbaikan infrastruktur harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” tutup Deni. (Nit)